Muspika Lawe Sigala-gala Rapat Dengan Kades

oleh

*Beras Rastra jadi “Bola panas” di desa

Kutacane(AGARANEWS) Musyawarah pimpinan kecamatan(Muspika) Lawe Sigala-gala mengadakan rapat di Balai pertemuan Kantor Camat,pada hari Jumat(2/3) pukul 09.00 Wib. Camat Lawe Sigala-gala,Imansyah Gensi,SH dalam pernyataannya mengatakan kepada kepala desa(pengulu kute) untuk mengadakan rapat dengan Tim sebelas yang diketuai Sekdes,mana yang lebih prioritas dibangun pada musrenbang. Pembagian Beras sejahtera(Rastra) silahkan dibagi kepada warga yang namanya keluar dari Dinas Sosial. Kalau ada persoalan tentang Beras Rastra, jangan dibagi dulu.Pahami alur pengelolaan dana desa dengan membaca Permendagri no.113 Tahun 2014.

Danramil 01/LS, Kapt.Jujur Lubis dalam arahannya mengucapkan kepada Kepala-kepala desa,kalau ada permasalahan tentang pembagian Beras Rastra,silahkan Beras disimpan dulu sampai ada nanti kesimpulan dari Dinas Sosial dan statistik yang akan kita rapatkan nanti.Saya harus melaporkan dulu sama Dandim,supaya  Pak Dandim yang koordinasi sama Pak Wakil Bupati,ujarnya.”

Sedangkan Kapolsek Lawe Sigala-gala,AKP. Ali Burhanuddin dalam sambutannya menyampaikan,silahkan Kepala desa memahami arahan Camat tentang pembagian Beras. Beras Rastra harus dibagikan ke warga yang namanya terdaftar di Dinas Sosial. Jangan seperti di desa Ndaoh Ni Tenggau ada warga yang namanya penerima Beras Rastra tetapi tidak mendapat Beras,sebaliknya ada masyarakat yang tidak terdaftar namun mendapatkan Beras. Jadi Kantor kami menjadi tempat melapor warga,ucapnya.”

Kepala desa Bukit Merdeka,M.Nasir menyampaikan pertanyaannya kepada Muspika,tentang hal pembagian Beras Rastra di desa menjadi  “Bola panas” yang terindikasi menjadi skenario membuat gonjang-ganjing pemerintahan di desa. Sementara Kepala desa Lawe Loning Aman, Amirullah menyampaikan hal yang dilakukannya tentang Beras Rastra,bahwa ia melakukan rapat dulu sama warga, dan warga yang tidak dapat Beras Rastra dibantu dengan modal usaha dari dana desa. Pengulu kute Kedataran Gabungan,Bindu Sihite melontarkan uneg-unegnya tentang kewenangan kepala desa dalam pembagian Beras Rastra. Marulak Sibagariang yang kepala desa Lawe Loning I menyampaikan pertanyaan kepada Camat, tentang warga desa lain masuk ke desanya bagaimana cara pembagian Berasnya! Terakhir, Kepala desa Gabungan Parsaoran, Amir Panjaitan bertanya tentang warganya yang sudah pindah dari desanya,tetapi namanya masih terdaftar sebagai keluarga pengguna manfaat Beras Rastra.(P.Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *