oleh

11pelajar SMKN 2 Pati dikeluarkan mendadak ,pihak wali murid sangat kecewa dengan putusan tersebut

PATI|AGARANEWS.COM baru baru ini terdengar berita yang cukup heboh kembali mewarnai dunia pendidikan kabupaten Pati .sebelas anak pelajar SMKN 2 Pati dikeluarkan langsung tanpa ada surat peringatan  kedua atau pembinaan dulu dari pihak sekolah.

Menurut keterangan salah satu keluarga murid yang tidak mau disebut namanya angkat bicara” anakku dikeluarkan dari sekolah secara tiba tiba tanpa ada surat pemberitahuan atau surat peringatan dulu dari sekolah langsung serta Merta dikeluarkan .”¬† Tuturnya

Permasalahannya menurut wali murid saat menemui pihak sekolah karna kedapatan beramai ramai mengkonsumsi miras.

Pihak orang tua berusaha untuk meminta kepada pihak sekolah agar tidak di keluarkan dari sekolah karna mengingat anak sudah menginjak kelas dua belas( kelas lll) yang sebentar lagi akan mendekati lulus. Bila harus pindah ditakutkan anak akan mengulang dikelas sebelas atau harus adaptasi lagi.

Yang sangat disesalkan pihak wali murid kenapa langsung di deportasi dari sekolah kenapa tidak di bina dulu.

Apakah kenakalan murid ini selain pengawasan dari ortu apa juga tidak luput dari apa yang menjadi tugas guru untuk mendidik anak didiknya. Berhasil tidaknya guru dalam mendidik akan bercermin pada sifat anak didiknya.

Kadang kami berfikir apakah takut mencemarkan nama baik sekolah sehingga anak anak tersebut langsung di keluarkan . Trus dimana pungsi dan tugas pendidik bila dalam pengambilan keputusan dengan arogan .

Apakah harus disetiap institusi pendidikan bukan mengedepankan dalam mendidik anak didik tapi lebih mementingkan ego.

Kami dari pihak wali murid jelas jelas sangat kecewa dan sangat menyesali atas apa yang sudah di lakukan oleh pihak sekolah. Seupama guru/ tenaga pendidik itu di posisi kami pasti akan merasakan apa yang menjadi kekecewaan kami atas putusan pihak sekolah.

Karna terkesan terburu buru dalam mengambil tindakan tanpa memikirkan kedepannya.

Besar harapan semua wali murid yang anak nya kini harus keluar dari SMKN 2 Pati bisa mediasi dan anak anaknya bisa kembali bersekolah di bangku sekolah yang biasa menerima pendidikan .

 

Biro Pati: teams

Red: Agarajateng

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *