Tebingtinggi,Agaranews.com // Merasa kecewa lambannya penanganan kasus korupsi di Kota Tebingtinggi, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Peduli Rakyat Kota Tebingtinggi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Kota Tebingtinggi – Sumut, Kamis (05/06/2025) pukul 11.00 WIB.
Aksi tersebut dikomandoi oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Ahmad Farezi, Wahab dan Wahyu Sam ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Tebingtinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam orasinya, massa mendesak Kejari Tebingtinggi untuk segera mengusut sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kota Tebingtinggi, khususnya kasus yang terindikasi adanya aliran dana pungli di setiap pasar dibawah pengelolaan Dinas Perdagangan dan Koperasi dan UKM Kota Tebingtinggi pada beberapa tahun anggaran.
“Kami mendesak Kejari Tebingtinggi segera mengusut tuntas dugaan korupsi pungutan liar (pungli) atas penerimaan Retribusi pasar, Retribusi parkir khusus dan Retribusi kamar mandi yang tidak jelas pemasukannya. Begitu juga dengan dugaan korupsi atas Penggunaan Dana DAK Non Fisik untuk peningkatan Koperasi dan UKM selama dijabat Kepala Dinas Zahidin. Dari hasil penelusuran di lapangan, banyak ditemukan dugaan kerugian negara yang cukup signifikan,” beber Farezi.
Sementara orator lainnya, Wahyu Sam menegaskan bahwa tindakan korupsi sangat merugikan masyarakat dan tidak boleh dibiarkan terjadi. Korupsi di kota Tebingtinggi telah menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Kami minta Kejari bertindak cepat dan memproses Kepala Dinas Perdagangan dan Kota Tebingtinggi.
“Apabila Kejari Tebingtinggi tidak mampu tuntaskan kasus korupsi ini, silakan angkat kaki dari Kota Tebingtinggi,” tegasnya.
Aksi damai ini berakhir dengan diajaknya tiga perwakilan mahasiswa ketemu dengan perwakilan Kejari Tebingtinggi, Daniel Purba di ruang pelayanannya seraya membawakan dokumen awal laporan.
Dalam pertemuan tersebut, Daniel mengungkapkan akan menidaklanjuti laporan dugaan korupsi pada Dinas Perdagangan dan UKM Tebingtinggi ini.
Ditempat terpisah, Ketua LSM STRATEGI Tebingtinggi mengapresiasi aksi demo yang dilakukan para mahasiswa untuk menuntut kinerja Kejari Tebingtinggi atas penegakan hukum kasus dugaan korupsi di Kota Tebingtinggi.
Ia mengakui sebelumnya juga telah melaporkan serangkaian kasus dugaan korupsi dan pungli pada Dinas Perdagangan UKM ini ke Kejatisu dan Kejari Tebingtinggi. Namun hingga saat ini belum ada kejelasannya
“Kejari Tebingtinggi harus menunjukkan eksistensi dan komitmennya untuk mencegah dan pemberantasan tindakan KKN di Kota Tebingtinggi,” tandasnya. (MS)


































