Banjir Landa Desa Pemuka, Warga Harapkan Bantuan Lebih untuk Kebutuhan Mendesak

REDAKSI JAWA TENGAH

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 21:30 WIB

50444 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, agaranews.com – Desa Pemuka, kecamatan Singkil, dilanda banjir yang menyebabkan seluruh rumah warga tergenang air. Meskipun air mulai surut perlahan, dampak banjir masih dirasakan oleh seluruh warga desa.

 

Warga Desa Pemuka berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap program-program bantuan yang dapat memenuhi kebutuhan mendesak dan darurat. “Kami berharap program-program yang baik untuk kebutuhan mendesak dan darurat dapat lebih diperhatikan lagi,” ujar mimi salah seorang warga yang terdampak banjir kamis (27/11/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air banjir di Desa Pemuka mulai surut secara perlahan. Namun, seluruh rumah warga masih tergenang, menyebabkan aktivitas sehari-hari terhambat.

 

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mengambil tindakan cepat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga Desa Pemuka, seperti penyediaan makanan, air bersih, obat-obatan, serta tempat pengungsian yang layak. Selain itu, penanganan pasca-banjir juga perlu diperhatikan, termasuk pembersihan lingkungan dan perbaikan infrastruktur yang rusak.

 

Banjir ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengurangi risiko banjir di masa depan, termasuk dengan menjaga lingkungan, memperbaiki sistem drainase, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

 

Tim Red agaranews@lga

Berita Terkait

Laporan Resmi Diabaikan, FMPK-AS Tantang Kejati Aceh Buka Penanganan Kasus Genset Aceh Singkil
Formas Pertanyakan Penanganan Kasus PSR, Desak Kejati Aceh Turun Tangan
Puluhan Tahun Diduga Langgar Sempadan Sungai, PT Socfindo Dinilai Jadi Penyebab Banjir Aceh Singkil
FORMAS Nilai Mandeknya APBK 2026 Cerminkan Gagalnya Relasi Pemda–DPRK Aceh Singkil
Gotong Royong Bangun Harapan Pasca Banjir di Desa Gosong Telaga Barat
Drama Nasional yang Menggantikan Urgensi: Bencana Aceh Terlupakan di Tengah Perselisihan Politik
FMPK-AS: Larangan Kritik Bukti Pemerintahan Mulai Takut Pada Kebenaran
Formas Desak Bupati Aceh Singkil Copot Kabag Prokopim: “Ini Bukan Kesalahan Teknis, Ini Pembungkaman!”

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:38 WIB

Polisi Respons Cepat Layanan 110, Mediasi Keributan Warga di Sunter Jaya Berakhir Damai

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:35 WIB

Polres Metro Jakut dan Forkopimko Gelar Tes Urine & Kesehatan Gratis bagi Sopir Bus di Terminal Tanjung Priok

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:28 WIB

Tebang Pilih di Kasus OTT Mojokerto: Mengapa Hanya Penerima yang Dijerat, Pemberi Melenggang?

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:22 WIB

Permudah Mobilitas para Petani, Dandim 0811 Tuban Tinjau Pembangunan Jembatan di Desa Tawaran Kenduruan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:17 WIB

Polres Gresik Kawal Meriahnya Kontes Bandeng Kawak 2026, Polisi Sapa Warga di Bandar Grisse

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Kemanunggalan, Koramil 09/NL Bersama Forkopimcam dan PT Socfindo Bagikan Takjil di Bilah Hilir

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:49 WIB

Kodim 0213/Nias Bersama Yon TP 903/Baluseda Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Tetehosi Maziaya, Kecamatan Sitolu Ori

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:36 WIB

Kesadaran Perhatian dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Anjangsana dan Berbagi Sembako kepada Warga Napua

Berita Terbaru