Polres Metro Bekasi Kota Pasang Plang “Tanah Ini Sedang Dalam Penyidikan” di Lokasi Sengketa

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:42 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Bekasi, AgaraNews.com // Polres Metro Bekasi Kota memasang plang bertuliskan “Tanah Ini Sedang Dalam Penyidikan” di lokasi tanah sengketa yang berada di Jalan Rawa Gede Wetan, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, tepatnya di belakang Green Park, pada Rabu (21/1/2026).

Pemasangan plang tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan atas laporan ahli waris Drs. Amanullah, MSc, sebagaimana disampaikan Kuasa Hukum pelapor, H. Ulung Purnama, SH, MH, saat dikonfirmasi Wartawan Sabtu (24/1/2026) Malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut H. Ulung Purnama, S.H., M.H objek sengketa merupakan tanah milik almarhum Drs. Amanullah, MSc berdasarkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 5918/Jatimelati dengan luas 3.200 meter persegi, sebagaimana tercatat dan terdaftar secara sah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi.

“Penyidik Polres Metro Bekasi Kota telah meminta BPN melakukan pengukuran ulang, dan hasilnya sesuai dengan data yang terdaftar. Hal itu diperkuat dengan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) atas nama Drs. Amanullah, MSc,” jelas H. Ulung Purnama, S.H., M.H

Ia mengungkapkan, para terlapor diduga telah melakukan penguasaan fisik secara melawan hukum, bahkan menjual tanah tersebut kepada pihak lain dan mendirikan bangunan di atas tanah milik ahli waris.

“Perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan tanpa izin dan Pasal 385 KUHP tentang penyerobotan tanah,” tegasnya.

Dalam perkara ini, para terlapor diketahui mendasarkan klaim kepemilikan pada Girik Nomor 891, yang menurut hasil penelusuran tidak terdaftar di kantor kelurahan setempat. Beberapa terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sdri. MVN, Sdri. RJN, dan Sdri. R, dalam perkara LP/B/3077/X/2023/SPKT/Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya tertanggal 23 Oktober 2023.

Selain itu, penyidik juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dengan nomor SPDP/139/IV/Res.12/2024/Polres Metro Bekasi Kota tertanggal 2 April 2024.

H. Ulung Purnama, S.H.,M.H menambahkan, pemasangan plang dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat sudah terdapat beberapa korban pembelian tanah yang mengaku dirugikan dan sebagian telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Kami mendukung langkah kepolisian agar tidak ada lagi korban dugaan penipuan yang terus bertambah akibat ulah tersangka,” ujarnya.

Ia juga membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara, termasuk penerapan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, maupun ketentuan dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru, seperti Pasal 492 dan Pasal 497, terkait penipuan dengan modus jual beli tanah.

“Bahkan, apabila unsur pidananya terpenuhi, korban juga dapat melaporkan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) agar aset atau dana hasil kejahatan dapat disita dan dikembalikan kepada para korban,” katanya.

H. Ulung Purnama, S.H., M.H menegaskan, pemasangan plang tersebut merupakan bentuk peringatan hukum agar tidak terjadi transaksi lanjutan di atas objek sengketa.

“Jangan sampai korban terus bertambah akibat penjualan tanah yang dilakukan secara melawan hukum. Ini sangat merugikan masyarakat, khususnya para pembeli kavling,” pungkasnya.(Lia Hambali)

(Haris Pranatha)

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman Babinsa Bersama Warga Gelar Patroli Siskamling
TNI Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Tanamkan Disiplin
Wujud Nyata Sinergi TNI dan Lintas Sektoral, Kodim 1310/Bitung Apel Bersama Pencanangan Gerakan Indonesia Asri di Kabupaten Minut
Pastikan Survey Lahan Berjalan Aman, Danramil 05 Kauditan Kawal Pengukuran Lokasi KDKMP
Akta Hibah Dan Luasan Tanah SMKN 1 Simpang Kanan Diduga Sarat Manipulasi?
Polres Simalungun Borong Tiga Penghargaan di KPPN Pematangsiantar, Bukti Pengelolaan Anggaran Makin Profesional
Profesional! Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ungkap Detail Laka Beruntun 5 Kendaraan, 1 Tewas
Dugaan Penipuan Tanah Lansia, Sidang Gugatan Diundur, Tergugat Utama Absen : Keluarga Sapon Menuntut Keadilan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:31 WIB

Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman Babinsa Bersama Warga Gelar Patroli Siskamling

Senin, 9 Februari 2026 - 18:29 WIB

TNI Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Tanamkan Disiplin

Senin, 9 Februari 2026 - 18:22 WIB

Wujud Nyata Sinergi TNI dan Lintas Sektoral, Kodim 1310/Bitung Apel Bersama Pencanangan Gerakan Indonesia Asri di Kabupaten Minut

Senin, 9 Februari 2026 - 18:17 WIB

Pastikan Survey Lahan Berjalan Aman, Danramil 05 Kauditan Kawal Pengukuran Lokasi KDKMP

Senin, 9 Februari 2026 - 18:17 WIB

Akta Hibah Dan Luasan Tanah SMKN 1 Simpang Kanan Diduga Sarat Manipulasi?

Senin, 9 Februari 2026 - 18:09 WIB

Profesional! Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ungkap Detail Laka Beruntun 5 Kendaraan, 1 Tewas

Senin, 9 Februari 2026 - 18:03 WIB

Dugaan Penipuan Tanah Lansia, Sidang Gugatan Diundur, Tergugat Utama Absen : Keluarga Sapon Menuntut Keadilan

Senin, 9 Februari 2026 - 17:58 WIB

Wong Felung Mencabut Kuasa Laporan Polisi, Kasus Sewa SCAFFOLDING Akan Ditangani Oleh Kuasa Hukum Keluarga

Berita Terbaru

HEADLINE

TNI Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Tanamkan Disiplin

Senin, 9 Feb 2026 - 18:29 WIB