Dairi, AgaraNews .com // Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Serka Supriyadi, menghadiri dan mengikuti rapat terbatas penanganan kasus malaria yang digelar di Kantor Camat Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Senin (9/2/2026). Rapat tersebut dilaksanakan sebagai respons atas ditemukannya sejumlah warga yang terserang malaria di beberapa desa di wilayah kecamatan tersebut.
Rapat dipimpin langsung oleh Camat Siempat Nempu Hilir, Mida Deliana Rajaguguk, dan dihadiri Kepala UPT Puskesmas Sopobutar dr. Ester Honay Rumata Sianipar, Kepala Desa Lae Luhung Josep J. Siringoringo, Kepala Desa Lae Itam Pergaulan Simbolon, serta Kepala Desa Pardomuan Darto Parman Tamba. Dalam forum tersebut dibahas kondisi terkini penyebaran malaria yang dilaporkan terjadi di Desa Lae Luhung, Lae Itam, Pardomuan, dan Lae Haporas.
Melalui rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah penanganan dan pencegahan untuk menekan penyebaran malaria. Di antaranya adalah rencana penyemprotan lingkungan di desa-desa terdampak, imbauan kepada warga agar menghindari aktivitas di malam hari atau menggunakan pakaian lengan panjang serta losion anti nyamuk, tidur menggunakan kelambu, serta menjaga kebersihan lingkungan dengan menguras bak mandi minimal dua kali seminggu dan menutup rapat tempat penampungan air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Siempat Nempu Hilir, Mida Deliana Rajaguguk, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah meluasnya penyakit malaria. Ia mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala demam disertai menggigil. Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Sopobutar, dr. Ester Honay Rumata Sianipar, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan siap memberikan penanganan medis bagi warga yang mengalami gejala malaria, baik di fasilitas kesehatan desa maupun di Puskesmas Sopobutar.
Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, melalui Babinsa Serka Supriyadi menyatakan dukungan penuh TNI dalam upaya penanganan dan pencegahan malaria di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, aparat desa, dan tenaga kesehatan guna melindungi masyarakat serta memastikan upaya pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)































