oleh

Bos Brother Station ‘Isak’ Ditangkap Diduga Terkait Narkoba dan Pemukulan.

Labuhan Batu Agaranews.com Setelah Dua terduga pelaku pemukulan terhadap Ormas Islam Labuhanbatu yang terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) ‘Brother Station’ di Jalan Lobusona, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu pada Minggu (25/12/2022), lalu.

Kedua pelaku yaitu inisial H alias Kedip dan inisial Ch diamankan petugas pada Selasa (3/1/2023), malam sekitar pukul 22.30 wib.

Kini menyusul M Isak alias Bos Isak diketahui merupakan pemilik tempat hiburan malam Brother Station tersebut tertangkap oleh petugas Polres Labuhanbatu. Senin (23/1/2023), dini hari sekitar pukul 01.30 wib.

Penangkapan terduga pelaku M Isak alias Bos Isak tersebut, karena diduga kuat turut melakukan pengeroyokan terhadap 6 aktivis Al Uois Labuhanbatu.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Labuhanbatu IPDA. Arwin SH menerangkan, satu pelaku kekerasan terhadap aktivis Al Uois telah berhasil diamankan oleh tim Satnarkoba Polres Labuhanbatu berinisial AG.

“Sudah diamankan infonya dari pak Kasat Narkoba kemarin, untuk jelasnya nanti akan saya infokan kembali,” terangnya.

Menurut sumber yang layak dipercaya mengatakan Bos Isak ditangkap di lokasi tempat hiburan malam Brother Station milik nya.

Diduga pelaku ditangkap bukan hanya sebagai terduga pelaku pemukulan melainkan terkait kasus peredaran Narkoba.

“Tadi malam bos Isak ditangkap sama orang Narkoba Polres Labuhanbatu, infonya terkait kasus narkoba,” kata Sumber yang tidak ingin nama nya ditulis di media.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hutajulu dan Kasatreskrim AKP Rusdi Marzuki ketika dikonfirmasi awak media Agaranews.com Rabu 25 Januari sekira pukul 14:30 terkait penangkapan Isak diduga terlibat kasus pemukulan dan narkoba, belum bersedia memberikan keterangan/jawaban alias bungkam.

Terpisah, Ustadz Muhammad Alfan, SE dikonfirmasi membenarkan penangkapan pemilik Brother Station tersebut.

“Alhamdulillah berkat kerja keras tim Polres Labuhanbatu akhirnya berhasil mengamankan MI tadi malam, mudah-mudahan pihak ke Polisian transfaran dalam menangani kasus itu dan tidak ada yang ditutupi,” kata Ketua Kumpulan Pemuda Akhir Zaman (Kupaz) Labuhanbatu itu.

(HS/MI)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *