DPRD Jepara berharap masalah Edy Sujatmiko dapat diselesaikan dengan duduk bersama secara kekeluargaan

Redaksi Jawa Tengah

- Redaksi

Jumat, 20 Agustus 2021 - 07:34 WIB

40296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA –AGARANEWS.COM  Demi kondusifitas Jepara, maka DPRD sebagai mitra pemerintah kabupaten tentu berharap, agar masalah pembebasan sementara Sekda setempat, Edy Sujatmiko dapat diselesaikan dengan duduk bersama secara kekeluargaan. Sebab, masih banyak tugas yang harus cepat diselesaikan seperti pembahasan perubahan APBD 2021.

Selain itu, bahkan RAPBD 2022 juga telah dimulai tahapan pembaasannya di DPRD Jepara. Selebihnya juga penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menuntut perhatian dan pelaksanaan secara maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Muhammad Ibnu Hajar, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jepara yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD setempat menangkapi pembebasan sementara Edy Sujatmiko SSos MM MH dari jabatannya sebagai Sekda. Hal itu dampaknya tentu menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, pihaknya juga mendengar bahwa yang bersangkutan telah tabayun ke Bupati, apa yang menjadi alasan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Pembebasan Sementara, dan tentu Bupati telah menyampaikan alasan-alasannya secara rinci. ”Atas dasar itu, harapan saya ada pembicaraan dengan baik agar segera terselesaikan, dan tidak digantung tanpa kepastian,” ujar politisi muda dari PPP itu.

Baca Juga :  Kasus Judi Eks Ketua KIP Abdya Masih Mengambang, Lsm Yara Abdya Minta Aparat untuk Tegas

Berikutnya, dia juga menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapat, alasan pembebasan sementara Sekda karena yang bersangkutan diduga melakukan pelanggaran berat, tapi itu baru sangkaan atau dugaan. ”Untuk membuktikan sangkaan tersebut tentu harus dilakukan pemeriksaan sebagaimana ketua yang berlaku,” tambahnya.

 

Karena itu, lanjutnya, sesuai peraturan tentang disiplin PNS harus segera dilakukan pemeriksaan. Sebab, dalam PP tersebut disebutkan pemeriksaan harus dilakukan bersamaan dengan diterbitkannya surat pembebasan sementara.

 

Masih menurut dia, nanti yang memutuskan apakah Sekda termasuk telah melakukan pelanggaran disiplin berat atau tidak adalah Tim Pembinaan, Pemeriksaan dan Penegakan Disiplin yang dibentuk secara ad hoc. Namun penentu terakhir diterima atau tidaknya hasil pemeriksaan tersebut adalah Komisi Aparatur Sipil Negara yang juga megawasi setiap tahapan proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, di antaranya adalah jabatan Sekda.

Baca Juga :  Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi Dengarkan Curhatan Masyarakat

Dengan demikian, Komisi ASN juga yang akan memberikan rekomedasi setuju atau tidaknya seorang yang menduduki posisi Jabatan Pimpinan Tinggi dimutasi, atau dimutasi dengan diturunkan jabatannya yang disebut demosi. Jika Komisi ASN menilai memang terdapat pelanggaran berat dan harus dikenai sanksi, tentu akan diberikan rekomendasi sanksi yang adil berdasarkan ketentuan yang berlaku sesuai dengan tingkat kesalahannya.

 

Sebaliknya, jika Komisi ASN setelah melakukan pemeriksaan sesuai kewenanganya kemudian memutuskan yang bersangkutan tidak melakukan pelanggaran berat, ya tentu saja hak-hak yang dimiliki Sekda harus dikembalikan. Dia juga mengingatkan semua pihak, bahwa Edy Sujatmiko sebagai seorang ASN dan sebagai warga memiliki hak-hak yang dijamin oleh undang-undang, termasuk hak untuk melakukan gugatan jika dirasa ada ketidakadilan dalam pembebasan tugas tersebut.

”Namun menurut saya, yang penting ada komunikasi secara baik antara Bupati dan Sekda, untuk Jepara yang lebih baik dan kondusif,” pintanya.

Reporter: Wahyu,Tono

Red: Hans

 

Berita Terkait

Presiden Jokowi Belanja Buah dan Sayur di Pasar Buah Berastagi
Cepat tanggap Satgas Yonif 122/Tombak Sakti Bantu Evakuasi Ibu Hamil ke Rumah Sakit
 Sat Lantas Polres Tanjung Balai Gelar Blue Light Patrol Cegah Ugal Ugalan dan Kejahatan Jalanan
Pos Napan Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat
Sigap,..!!! Anggota Pos Pelayanan Ops Ketupat Polres Tanah Karo Berikan Pertolongan Pertama Laka Lantas
Polres Tanah Karo Lakukan Pengamanan Saat Presiden RI, Jokowi Berkunjung Ke Pasar Buah Berastagi
Satgas Yonif 509 Kostrad Gerak Cepat Bantu Truck Masyarakat Yang Ambles
Pasca Lebaran, Polres Tebingtinggi Tingkatkan Pengamanan Jalur Lintas

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 14:59 WIB

Presiden Jokowi Belanja Buah dan Sayur di Pasar Buah Berastagi

Minggu, 14 April 2024 - 14:51 WIB

Cepat tanggap Satgas Yonif 122/Tombak Sakti Bantu Evakuasi Ibu Hamil ke Rumah Sakit

Minggu, 14 April 2024 - 14:47 WIB

 Sat Lantas Polres Tanjung Balai Gelar Blue Light Patrol Cegah Ugal Ugalan dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 14 April 2024 - 14:27 WIB

Pos Napan Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat

Minggu, 14 April 2024 - 14:21 WIB

Sigap,..!!! Anggota Pos Pelayanan Ops Ketupat Polres Tanah Karo Berikan Pertolongan Pertama Laka Lantas

Minggu, 14 April 2024 - 12:09 WIB

Satgas Yonif 509 Kostrad Gerak Cepat Bantu Truck Masyarakat Yang Ambles

Minggu, 14 April 2024 - 12:05 WIB

Pasca Lebaran, Polres Tebingtinggi Tingkatkan Pengamanan Jalur Lintas

Minggu, 14 April 2024 - 12:02 WIB

Polsek Padang Hilir Laksanakan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas Dan Cek SPBU

Berita Terbaru

HEADLINE

Presiden Jokowi Belanja Buah dan Sayur di Pasar Buah Berastagi

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:59 WIB