Kadis Prindag Agara Buat Edaran Larangan Penimbunan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting

admin

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2020 - 23:27 WIB

40960 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agaraws.com Kuta cane  – Sehubungan dengan semakin berkembang nya penyebaran Corona virus di seases 19( covid-19) untuk mengantisipasi terjadi nya kepanekan masrakat di sektor perdagangan merupa pembelian besar besaran oleh sebagian komponen masrakat beberapa komoditas barang kebutuhan pokok dan/ Atau barang penting sehingga dikhawatir kan dapat menyebab kan kelangkaan komoditas perediaan (stoc) yang ber akibat kenaikan barang-barang tersebut, maka menjaga situasi dan kondisi kabuapten Aceh tenggara tetap kondusif agar memperhatikan hal hal sebagai mana yang di maksud, masrakat tidak berlebihan dalam berbelanja trutama kebutuhan pokok atau barang penting, dan pelaku pengusaha tidak memampaatkan situasi dan membatasi penjualan, konsumen yang berbelanja secara berjenjang serta tidak merugikan masrakat seperti penimbunan barang kebutuhan pokok atau barang penting lain nya, dalam situasi kelangkaan dapat di kenakan pidana sesuai dengan undang- undang no 7 tahun 2014 tentang perdagangan pasal 107 ujar kadis prindak ke media agaranews via telpon dan kadis prindak kabupaten Aceh tenggara mengatakan lagi pelaku usaha dan penyimpan barang kebutuhan pokok dan / atau barang penting dalam jumlah waktu tertentu pada terjadi kelangkaan barang, gejolak harga dan/ atau hambatan lalu lintas perdagangan baang sebagai mana di maksud dalam pasal 29 ayat (1) di pidana penjara 5 ( lima) tahun dan/ atau pidana denda paling bayak Rp.50,000.000.000,00( lima puluh miliar rupiah)

Baca Juga :  Dua Tersangka Pengedar Sabu Agara Diamankan

Dan pasal 108, pelaku usaha yang melakukan manipulasi data dan/atau imformasi mengenai persediaan barang kebutuhan pokok dan/ atau barang penting sebagai mana di maksud gasal 30 ayat (2)di pidana dengan pidana penjara paling lama 4 ( empat) tahun dan/ atau pidana denda paling bayak rp.10.000.000.000,00 (sepuluh meliar rupiah)

Dan Plt.kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja kabupaten Aceh tenggar RAMISIN SE.MM mengutara kan lagi informasi terkait penimbunan barang kebutuhan pokok atau barang penting dapat mengubungi hot line 0852 7537 6971( kasi pengembangan perdagangan dan promosi) atau melalui email disprinnaker@mail.com ujar nya . RED.

Berita Terkait

Danmenarmed 2 Kostrad Sambangi Batalyon Armed 1 Roket Ajusta Yudha
Kapolres Simalungun Berikan Himbauan Tegas, Pasca Insiden Kebakaran Bus Pariwisata, Prioritas Keselamatan dan Kelayakan Kendaraan
Polri Watch Acung Jempol Kinerja Polri Presisi
Sekda Himbau Masyarakat Waspada Terhadap Kebakaran
7 Organisasi Pers Yang Ada Di Tuba Sepakat Dirikan DPP Aliansi Lembaga Pers
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pakpak Bharat, Menyalurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Rumah dan Korban Tersambar Petir
HUT Ke-22 Abdya, Letkol Beni Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah
Dandim 0110 / Abdya, Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos Lepas Satu Kapten Pindah Tugas

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 23:54 WIB

Danmenarmed 2 Kostrad Sambangi Batalyon Armed 1 Roket Ajusta Yudha

Rabu, 17 April 2024 - 23:48 WIB

Kapolres Simalungun Berikan Himbauan Tegas, Pasca Insiden Kebakaran Bus Pariwisata, Prioritas Keselamatan dan Kelayakan Kendaraan

Rabu, 17 April 2024 - 22:42 WIB

Polri Watch Acung Jempol Kinerja Polri Presisi

Rabu, 17 April 2024 - 22:38 WIB

Sekda Himbau Masyarakat Waspada Terhadap Kebakaran

Rabu, 17 April 2024 - 22:34 WIB

7 Organisasi Pers Yang Ada Di Tuba Sepakat Dirikan DPP Aliansi Lembaga Pers

Rabu, 17 April 2024 - 19:30 WIB

HUT Ke-22 Abdya, Letkol Beni Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah

Rabu, 17 April 2024 - 19:27 WIB

Dandim 0110 / Abdya, Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos Lepas Satu Kapten Pindah Tugas

Rabu, 17 April 2024 - 19:08 WIB

Danrem 032/Wirabraja Laksanakan Kunker ke Solok

Berita Terbaru

HEADLINE

Polri Watch Acung Jempol Kinerja Polri Presisi

Rabu, 17 Apr 2024 - 22:42 WIB

HEADLINE

Sekda Himbau Masyarakat Waspada Terhadap Kebakaran

Rabu, 17 Apr 2024 - 22:38 WIB