LIRA : Satreskoba Polres Aceh Tenggara Terkesan Apatis Terhadap Bandar Narkoba

Hidayat Desky

- Redaksi

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:29 WIB

50231 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara I agaranwes.com. Aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menuding satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Aceh Tenggara tebang pilih terhadap penegakan dan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Aceh Tenggara. Pasalnya, bandar narkoba jenis sabu diduga tidak pernah tersentuh hukum, dewasa ini jajaran Satreskoba Polres Aceh Tenggara sangat gencar melakukan penangkapan terhadap pemakai, namun kemana bandarnya, sejatinya, setiap pemakai yang ditangkap, sudah pasti ada bandarnya, dari mana pemakai mendapatkan barang haram tersebut.” Sehingga timbul dugaan ada permainan oknum-oknum dilapangan, nah soal ada dugaan setoran dari bandar narkoba kepada oknum-oknum belum kami ketahui kata Presiden LIRA Andi Syafrani Pakar Hukum Tata Negara UIN Jakarta di dampingi M. Saleh Selian Bupati LIRA Aceh Tenggara melalui pers rilis kepada awak media pada Kamis (20/06/2024).

Dijelaskannya, karena belakangan ini pihak Satreskoba Polres Aceh Tenggara sangat gencar menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba dan hasil pengembangan sebagian pengedar. Artinya, yang menjadi pertanyaan public adalah kenapa sampai saat ini bandar dan pemasok narkoba di Bumi Sepakat Segenep ini tidak pernah tersentuh oleh Satreskoba, padahal luas Aceh Tenggara tidak terlalu luas dan sangat mustahil nama pemasok atau bandar narkoba tidak tercium oleh satreskoba Aceh Tenggara.

Sehingga muncul asumsi public, pemberantasan narkoba terkesan tidak serius hanya sampai kepada korban pecandu narkoba dan sebagian kurir yang ditangkap. Hal ini muncul pertanyaan, upaya ini diduga dilakukan hanya sebatas mempertanggung jawabkan dalam penggunaan dana penindakan tindak pidana narkoba dengan dana lumayan besar, makanya dilakukan hanya penangkapan penyalahgunaan narkoba saja untuk menutupi mata publik. Padahal orang-orang yang ditangkap penyalahgunaan narkoba itu adalah korban dari pemasok narkoba atau bandar narkoba.

Seperti diketahui belum lama ini bandar yang sudah diketahui kepemilikan pil Ekstasi yang ber inisial ID seorang wanita, namun namanya juga tidak pernah di publish atau dikeluarkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Satreskoba Aceh Tenggara dalam kasus pil Ekstasi yang ditangkap di Kafe Hanan pada Januari 2024 lalu yang melibatkan satu oknum kepala desa bersama tujuh lainnya.”Permainan apa yang dilakukan oleh Kasat Narkoba dan Kanit Opsnal di Aceh Tenggara.

“Kalau tertumpu kepada pemberantasan narkoba hanya kepada pemakai narkoba saja, maka sel dan rumah tahanan akan over kapasitas, jika akar masalah narkoba tidak dibasmi. Karena saat ini korban dari bandar narkoba sudah mewabah berbagai kalangan seperti petani, pelajar dan anak dibawah umur. Sejauh ini disinyalir pihak Satreskoba tidak serius dalam pemberantasan narkoba, padahal dana pemberantasan narkoba lumayan besar.

Untuk itu Presiden LIRA Andi Syafrani Pakar Hukum Tata Negara UIN Jakarta meminta kepada bapak Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto menurunkan tim khusus Inspektorat Pengawasan Umum Polri ( ITWASUM) guna melakukan audit dan investigasi pada penggunaan dana penindakan tindak pidana narkoba dilingkup Satreskoba Aceh Tenggara.

Mengingat mereka sudah menggunakan uang negara, sehingga hal ini sangat penting dilakukan audit, kemana saja digunakan dana yang telah dikucurkan negara itu, karena bandar atau pemasok narkoba sampai saat ini belum ditangkap ujar Saleh Selian.

Ditempat terpisah. Kasat Satreskoba Aceh Tenggara. Iptu Erwinsyah Putra ketika dikonfirmasi awak media pada Kamis (20/06/2024) melalui via whatsapp terkait penetapan DPO yang dikeluarkan oleh Polres Aceh Tenggara dalam kasus narokoba, namun kasat narkoba terkesan buang badan dan mengarahkan kepada humas Polres Aceh Tenggara untuk informasi tersebut

Redaksi team (FRN)

Berita Terkait

Masyarakat Harap R. Bambang. SS Pemimpin Yang Merakyat di Pilbub Asahan 2024 Mencuat
Kelanjutan Proses Rehab Masjid Baiturrahim, Hari Ke-27.
Peduli Anak Yatim Korban Kebakaran, Babinsa Sidikalang Berikan Bantuan Seragam Sekolah
Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Ajarkan PBB Dalam Rangka Kegiatan MPLS di SMK Pertanian
Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Warga Papua Metode Panen Dan Budidaya Sayuran Melalui Program Green House
Melalui Binter Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Bentuk Karakter Murid Sekolah Di Perbatasan Papua Selatan
Dukung Operasional Babinsa , Dandim 0201/Medan Serahkan 120 Unit Sepeda Motor Dinas Kawasaki KLX 150 L Bantuan Kemhan RI
Utamakan Koordinasi Untuk Mewujudkan Kenyamanan Babinsa Koramil 13/P.Brandan dan Bhabinkamtibmas Laksanakan Tatap Muka Bersama Perangkat Desa

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:21 WIB

Masyarakat Harap R. Bambang. SS Pemimpin Yang Merakyat di Pilbub Asahan 2024 Mencuat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:27 WIB

Peduli Anak Yatim Korban Kebakaran, Babinsa Sidikalang Berikan Bantuan Seragam Sekolah

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:20 WIB

Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Ajarkan PBB Dalam Rangka Kegiatan MPLS di SMK Pertanian

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:53 WIB

Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Warga Papua Metode Panen Dan Budidaya Sayuran Melalui Program Green House

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:49 WIB

Melalui Binter Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Bentuk Karakter Murid Sekolah Di Perbatasan Papua Selatan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:37 WIB

Dukung Operasional Babinsa , Dandim 0201/Medan Serahkan 120 Unit Sepeda Motor Dinas Kawasaki KLX 150 L Bantuan Kemhan RI

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:34 WIB

Utamakan Koordinasi Untuk Mewujudkan Kenyamanan Babinsa Koramil 13/P.Brandan dan Bhabinkamtibmas Laksanakan Tatap Muka Bersama Perangkat Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:29 WIB

Babinsa Garon Gotong-royong Bersama Warga Bangun Saluran Irigasi

Berita Terbaru

EKONOMI DAN BISNIS

HRD Pakai Data Karyawan untuk Pinjol, Kok Ownernya Bisa Kecolongan?

Sabtu, 20 Jul 2024 - 13:11 WIB