Masyarakat Masih Mempertanyakan Dana Untuk PTSL

admin

- Redaksi

Selasa, 7 Januari 2020 - 15:41 WIB

401,126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*LSM. PKN bertanya tentang pungutan Rp.400.000,-

Kutacane (AGARANews) –  Sebagian masyarakat Aceh Tenggara, masih mempertanyakan anggaran pembuatan Sertifikat tanah dari program pensertifikasian tanah sistematis lengkap(PTSL), di Kabupaten Aceh Tenggara, yang dicanangkan presiden RI, Ir.H.Joko Widodo, dan ditindak-lanjuti oleh Menteri Agraria dan tata ruang/ Kepala BPN, Dr. Sofian Jalil; dan didaerah dilaksanakan oleh BPN Kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut dikatakan oleh warga yang namanya tidak bersedia dimediakan, dan Hidayat Desky-Anggota PKN Aceh Tenggara. Masa ada pungutan dari masyarakat Rp.400.000, Rp.250.000,-. Padahal, Presiden Jokowi bilang gratis, sehingga membingungkan warga, dan ada Permen ATR/ Kepala BPN no.6 Tahun 2018, SKB Menteri ATR/Kepala BPN, Mendagri, dan Menteri desa PDT & T, dan Juknis PTSL, bahwa Aceh Tenggara masuk kategori III.

Baca Juga :  Pangdam I/BB : Gempa ini merupakan ujian Masyarakat Harus sabar dan Iklas*

Lebih lanjut, Hidayat Desky mengucapkan, bahwa yang saya dengar di desa Bukit Meriah Kecamatan Leuser ada 400 persil, desa Bintang Alga Musara 295 persil, desa Perdamaian Kecamatan Babul Makmur ada 380 persil, desa Sejahtera 280 persil, dan desa Sejahtera Baru sebanyak 210 persil.Dan, perlu diketahui bahwa pengukuran lahan sekarang, sudah lebih gampang, dengan adanya sistem GPS, ujarnya.”

Baca Juga :  Edy Rahmayadi Buka Secara Resmi STQH XVIII Tingkat Provinsi Sumut Dan Melantik Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH)2023

Wartawan AGARANews konfirmasi kepada mitra kerja BPN Aceh Tenggara beberapa saat yang lalu mengatakan, bahwa dalam pembuatan PTSL harus ada Tapal batas, pematokan, pengukuran, pemberkasan, sejarah tanah, penggandaan surat, dan materai; serta ada tahun-tahun yang lalu program ini gagal, padahal sudah ada berkas, namun tidak ditindak-lanjuti ucapnya.”(P.Lubis)

Berita Terkait

Pengurus Komisariat UIN Ar-Raniry Banda Aceh Melaksanakan SIG ( Sekolah Islam Gender
Anggota TNI, Serda Rizal Aiyub Rela Jual Honda Beatnya Untuk Bangun Akses Jalan Ke Kediamannya
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pakpak Bharat Gelar Rapat Paripurna, Dengan Agenda Penyampaian Hasil Reses DPRD Tahun 2024
Di Upacara Penutupan LKPP 2 Methodist Berastagi Kepala Mabigus Sampaikan Pesan Penting
*Pangdam IM mendampingi Rombongan Dulur Brigif 16/WY dan Kodim 0809/Kediri (DBK) Mengunjungi Tempat – Tempat Bersejarah di Banda Aceh*
Babinsa Koramil 02/Sidikalang Komsos Bersama Warga, Antisipasi Bencana Akibat Cuaca Ekstrim
Pangdam I/BB Bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah I/BB Dampingi Rangkaian Bakti Sosial Ketua Umum Dharma Pertiwi di Lokasi Bencana Sumbar 
Upaya Babinsa Dan Dinkes Boyolali Cegah DBD

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:52 WIB

Soal Kasus Vina, Anggota DPR Yakin Polisi dapat Tuntaskan : Jangan Terprovokasi,…!!!

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:58 WIB

WWF Aman dan Kondusif, Menteri PUPR Apresiasi Pengamanan TNI-Polri

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:49 WIB

Soal Kasus Vina, Anggota DPR Yakin Polisi dapat Tuntaskan: Jangan Terprovokasi!

Rabu, 22 Mei 2024 - 03:20 WIB

Komunitas OWOJ Indonesia Gelar Halalbihalal, Tausiah Diisi Ketua Dewan Fatwa Al Washliyah Tgk H. Abdul Hamid Usman, Lc., M.A.

Sabtu, 18 Mei 2024 - 07:33 WIB

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri.

Senin, 13 Mei 2024 - 15:25 WIB

Tangkap R Mahasiswa UNUD, Jika Terbukti Lakukan Kekerasan Terhadap Anak!

Senin, 13 Mei 2024 - 10:16 WIB

Diduga Terlibat Kasus Tanah Munjul, Wakil Ketua DPRD DKI, CIC Minta KPK Usut Kembali

Sabtu, 4 Mei 2024 - 21:47 WIB

Anniversary 28 Tahun Senapati 2196 Dan Halal Bihalal TA 2024 Diselenggarakan Meriah di TMII

Berita Terbaru