Pemkab Aceh Tenggara Diminta Benahi Kepemilikan Tanah di Leuser

admin

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2020 - 01:06 WIB

401,672 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Nasional Gunung Leuser yang telah berubah jadi kebun sawit di Kabupaten Aceh Tenggara. (Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia)

*Menurut pengakuan narasumber, ada oknum memiliki 5 ha, 10 ha, 15 ha, 20 ha, 30 ha, dan 40 ha

Kutacane (AGARANews) –  Status dan kepemilikan tanah di Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Leuser, perlu di benahi dan ditata ulang, karena disinyalir belum memenuhi aturan yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkan oleh warga yang namanya tidak bersedia dipublikasikan ke khalayak ramai. Anggota PKN Aceh Tenggara,Hidayat Desky mengatakan bahwa, kepemilikan tanah di Kecamatan Leuser menurut laporan warga dan investigasi kami dilapangan, diklaim oleh oknum-oknum tertentu, yang punya duit, ada yang nenguasai tanah 5 ha, 10 ha, 15 ha, 20 ha, 30 ha, dan 40 ha, ujarnya.”

Nah, sekarang menjadi pertanyaan, darimana dasar kepemilikan itu, dan pembuatan sertifikat tanahnya; Padahal daerah itu masih daerah hutan lindung dan TNGL.Lebih lanjut, Dia mengucapkan bahwa, adakah oknum-oknum ini punya HGU, surat jual-beli, memenuhi aturan dan melibatkan Badan pertanahan dalam pembuatan sertifikatnya, ucapnya.”

Tanah(Kebun) di Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara.

Negara telah mencanangkan reforma agraria(landreform) dan redistribusi tanah, melalui Presiden RI, Ir.H.Joko Widodo untuk membagikan tanah bagi orang miskin dan tidak punya kepemilikan tanah.

Bincang-bincang santai Wartawan AGARANews kepada Kepala dinas pertanahan Aceh Tenggara, Drs.M.Ridwan baru-baru ini, dimana beliau baru dilantik karena amanah UU no.11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh, dan Perpres no.23 Tahun 2015 tentang peralihan Kantor BPN menjadi Kantor pertanahan Aceh menyatakan; Bahwa Dinas pertanahan Aceh Tenggara akan melakukan proyek pengukuran tapal batas desa yang lengkap, tambahnya.”

Baca Juga :  Petugas Pos Pengamanan Nataru Konsisten Dengan Ketua DPC HIPAKAD Tanjungbalai*

Hidayat Desky melanjutkan, bahwa pentingnya Dinas pertanahan Aceh Tenggara yang baru dibentuk dan dilantik, turun ke Kecamatan Leuser untuk membenahi dan menata ulang status tanah, dan kepemilikan tanah, dengan mengacu PP no.24 Tahun 1997, Permen ATR/ BPN no.3 Tahun 1997, dan yang baru tentang pendistribusian tanah sistematis lengkap(PTSL), dengan mengacu Permen ATR/BPN no.06 Tahun 2018; Peraturan bersama Menteri ATR/BPN, Kemendagri, dan Kemendes, serta Juknis PTSL, pintanya.” (P.Lubis)

Berita Terkait

Babinsa Ke Kelapangan Cek Harga Sembako Di Kios.
Pererat Silaturahmi Babinsa Anjangsana Ke Pengolahan Kerupuk Ubi
Kunjungi Usaha Pintu Besi Babinsa laksanakan Komsos Dalam Rangka Pembinaan Teritorial.
Babinsa Anjangsana Ke Warga Desa Binaan Budi Daya Ikan Mas.
PT SPT Rangkul Semua Pihak Lakukan Gerakan Peduli Lingkungan
Ir.Rahmad Hidayat Bacalon Walikota Tanjungbalai Jalur Independen
Pangkogabwilhan III Tinjau Langsung Homeyo Papua
Danrem Wijayakusuma : Laksanakan Tugas Dengan Baik dan Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:03 WIB

Babinsa Ke Kelapangan Cek Harga Sembako Di Kios.

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:59 WIB

Pererat Silaturahmi Babinsa Anjangsana Ke Pengolahan Kerupuk Ubi

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:56 WIB

Kunjungi Usaha Pintu Besi Babinsa laksanakan Komsos Dalam Rangka Pembinaan Teritorial.

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:31 WIB

PT SPT Rangkul Semua Pihak Lakukan Gerakan Peduli Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:07 WIB

Ir.Rahmad Hidayat Bacalon Walikota Tanjungbalai Jalur Independen

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:37 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Langsung Homeyo Papua

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:30 WIB

Danrem Wijayakusuma : Laksanakan Tugas Dengan Baik dan Tuntas

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:21 WIB

Ka UPT KPH XV Dilaporkan Warga Ke Polres Tanah Karo

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa Ke Kelapangan Cek Harga Sembako Di Kios.

Kamis, 13 Jun 2024 - 07:03 WIB