Pengamat : Untuk Cegah Praktek Nepotisme, UU ASN Perlu Direvisi

admin

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2020 - 14:26 WIB

40520 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peneliti Political and Public Policy (P3S) Jerry Massie

JAKARTA, AGARANEWS  – Disaat pemerintah Jokowi melakukan good and clean goverment (pemerintahan yang baik dan bersih), tapi faktanya di lapangan jauh beda.

Selain korupsi yang paling ditakuti begitu pula kolusi dan nepotisme.

Menurut peneliti Political and Public Policy (P3S) Jerry Massie budaya KKN sudah mendarah-daging.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi itu perlu 40-50 tahun untuk memutus rantainya. Sama yang terjadi di Riau dimana Gubernur secara terang-terangan melantik istri, kakak, adik dan menantu jadi pejabat, ini jelas bagian praktek nepotisme dalam pemerintahan,” kata Jerry.

Baca Juga :  Sungguh Miris,...!!! Bayi Malang Yang Diduga Sengaja Dibuang Ibu Kandungnya Ditemukan Dalam Parit

Hal ini kata Jerry, justru menubruk regulasi dan Undang-undang seperti termaktub dalam UU 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Lanjut kata peneliti politik dari Amerika Serikat (AS) ini, praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme ini dapat merusak tatanan demokrasi bahkan dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta membahayakan eksistensi negara, sehingga diperlukan landasan hukum.

“Saya minta kepada pihak terkait agar dibuat aturan yang ketat agar praktek nepotisme terhindar dalam pemerintahan, kita” ujarnya.

Baca Juga :  Partai Gerindra Akan Ajukan Kadenya Untuk Pengganti Edhy Prabowo

Sementara, Jerry menyayangkan masih ada saja praktek ini. Ini kalau tidak dihentikan akan berbahaya dalam sistem pemerintahan i negeri ini.

Kalau perlu UU ASN No.5 Tahun 2014 itu direvisi, agar bisa mencegah praktek nepotisme.

“Indonesia harus clean and clear dari nepotisme kalau tidak jangan mimpi kita jadi negara maju. Riset saya dihampir sejumlah negara maju dimana salah satu indikatornya yaitu mereka anti terhadap nepotisme. (RED)

Berita Terkait

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi
Pisah Sambut Pejabat Polres Simalungun Berlangsung Khidmat di Aula Andar Siahaan
Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian
Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan
Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana
Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal
Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:06 WIB

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:00 WIB

Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:52 WIB

Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:19 WIB

Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:11 WIB

Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:01 WIB

Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:57 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:53 WIB

Satgas Yonif 323 Buaya Putih Wujudkan Papua Terang

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

PUSS di Aceh Timur Jangan dicurangi, Kami Sudah Cukup Capek

Sabtu, 13 Jul 2024 - 02:58 WIB