Aceh Tenggara, agaranews.com// Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dalam beberapa hari terakhir membuat antrean kendaraan mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kondisi tersebut mendorong Polres Aceh Tenggara meningkatkan pengamanan dengan menurunkan personel ke sejumlah titik SPBU guna mengatur arus lalu lintas, melakukan patroli, serta memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun gangguan ketertiban selama masyarakat mengantre untuk mendapatkan BBM.
Personel kepolisian terlihat berjaga di beberapa SPBU yang mengalami lonjakan antrean. Selain mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap dapat bergerak dengan lancar, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan antrean dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan.
Pendekatan humanis menjadi salah satu fokus yang diterapkan personel di lapangan. Pengendara diimbau untuk tetap bersabar, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran aktivitas di sekitar SPBU.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Purnomo, SH, SIK, CPHR, CBA melalui Kasi Humas Ipda Patar mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan kehadiran anggota Polri di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama kelangkaan BBM berlangsung.
“Kami akan terus melakukan pengaturan lalu lintas, patroli, dan pemantauan di SPBU untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tertib, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” kata Ipda Patar.
Menurutnya, pengamanan di SPBU merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya pada situasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan akibat meningkatnya aktivitas warga.
Selain mengurai kepadatan kendaraan, patroli juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk perselisihan antar pengendara maupun tindakan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polres Aceh Tenggara menegaskan akan terus menyesuaikan pola pengamanan dengan perkembangan situasi di lapangan. Personel akan tetap disiagakan di lokasi-lokasi yang mengalami kepadatan hingga kondisi distribusi dan pasokan BBM kembali normal.
Kepolisian berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi aturan, menjaga ketertiban selama mengantre, serta mengikuti arahan petugas agar aktivitas di SPBU tetap berlangsung aman dan kondusif.
Dengan kehadiran personel di lapangan, Polres Aceh Tenggara berharap pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang sedang memenuhi kebutuhan BBM di tengah kondisi pasokan yang masih terbatas. Ady
























