Rahmatun Phounna, Dukung Usulan Ghazali Abas Adam Terkait Anggaran Wali Nanggroe Diusulkan Ke JKA

admin

- Redaksi

Minggu, 12 Januari 2020 - 17:55 WIB

401,009 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Agaranews  – Usulan mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Ghazali Abas Adam terkait alokasi anggaran Lembaga Wali Nanggroe yang mencapai 32 milyar tahun 2020 di alihkan untuk menutup defisit anggaran Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), mendatang dukungan langsung oleh Humas Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik-Lemkaspa, Rahmatun Phounna, Minggu 12 Januari 2020.

Kepada media Phounna menjelaskan bahwa, peran Wali Nanggroe dibawah pimpinanTgk. Malik Mahmud Al Haytar, selama ini belum menunjukan peran bagi perubahan Aceh, banyak hal sebenarnya yang perlu melibatkan peran Lembaga Wali Nanggroe, namum dibawah pimpinan Tgk. Malik Mahmud Al Haytar belum menunjukan peran signifikat terhadap perubahan Aceh, padahal anggaran LWN mencapai puluhan milyar pertahun.

“Selama ini keberadaan dan peran Lembaga Wali Nanggroe dibawah pimpinan Tgk. Malik Mahmud Al Haytar tidak menguntungkan bagi Aceh, malah menjadi beban anggaran Aceh tiap tahun untuk membiayi lembaga tersebut,”kata Phounna.

Tiap tahun pemerintah Aceh harus mengeluarkan anggaran puluhan milyar untuk membiayai Wali Nanggroe, namum peran lembaga tersebut belum menyentuh kepentingan Aceh secara umum, keberadaannya sekarang justru pada kegiatan serimonial yang menghambur-hamburkan anggaran Aceh.

“Dari pada anggaran tersebut terbuang sia-sia tanpa ada manfaat untuk Aceh, lebih baik dialihkan untuk sektor lain yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Untuk pendidikan, seperti dayah, pasanteren, pembangunan rumah Dhuafah dan bantuan untuk fakir miskin,” pungkas Phounna

Baca Juga :  Peduli Pendidikan Anak Usia Dini Babinsa Komsos Dengan Siswa Paud Mawaddah

Lebih lanjut tambah Humas Lemkaspa, Keberadaan Lembaga Wali Nanggroe dibawah pimpinan Tgk Malek belum menjadi lembaga yang idependent dalam menyikapai persoalan kewenangan dan arah kebijakan politik daerah, Dimana peran Lembaga Wali Nanggroe lebih mengumatamakan satu pihak. Padahal dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh (UU-PA) Lembaga Wali Nanggroe dibentuk sebagai pemersatuan di kalangan masyarakat Aceh yang memiliki ragam budaya dan istiadat, demikian tutup Phounna.(Anja)

Berita Terkait

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi
Pisah Sambut Pejabat Polres Simalungun Berlangsung Khidmat di Aula Andar Siahaan
Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian
Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan
Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana
Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal
Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:06 WIB

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:00 WIB

Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:52 WIB

Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:19 WIB

Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:11 WIB

Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:01 WIB

Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:57 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:53 WIB

Satgas Yonif 323 Buaya Putih Wujudkan Papua Terang

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

PUSS di Aceh Timur Jangan dicurangi, Kami Sudah Cukup Capek

Sabtu, 13 Jul 2024 - 02:58 WIB