*Sadis!! Siswa SMA di Aceh Dikeroyok Kakak Kelas, Dipukul dan Diinjak-injak*

Hidayat Desky

- Redaksi

Jumat, 1 September 2023 - 11:46 WIB

40123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banda Aceh,agaranews.Com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang Tua siswa SMA Modal Bangsa Aceh melaporkan kakak kelas anaknya ke Polresta Banda Aceh, Kamis (31/8/2023)

 

Mereka tak terima anaknya dikeroyok kakak kelas di musala saat kegiatan rutin malam Jumat hingga mengalami pendarahan di kepala.

 

“Kejadiannya pada 20 Juli 2023,” ujar Purnama Hadi, orang tua siswa korban pengeroyokan kepada media ini.

 

“Tapi setelah saya tunggu tidak ada itikad baik dari pihak sekolah dan orang tua pelaku sehingga saya melaporkan ke Polresta Banda Aceh,” tutur dia.

 

Purnama menyebutkan, anaknya Febrian Hafis yang masih duduk di kelas II SMA Modal Bangsa itu dikeroyok kakak kelas III di Mushola asrama sekolah setelah mengikuti kegiatan rutin pengajian pada malam Jum’at.

 

“Mereka di Modal Bangsa ada tradisi Jum’at keramat disebutnya, nah malam itu anak saya dipanggil ke depan oleh kakak kelas kemudian dipukul dari belakang di bagian kepala hingga terjatuh kemudian diinjak-injak oleh sekitar 7 pelaku,” ucap dia.

 

“Akibatnya anak saya mengalami luka memar di bagian pelipis, belakang telinga, kepala, badan, dan tangan, hasil lab ada pembekuan darah di otak sampai sekarang masih ada,” sebutnya.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Tersangka Baru terkait Pinjaman Dana (PEN) Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2021

 

Ia berharap, ada pembenahan pengawasan dan pengelolaan pada SMA Modal Bangsa. Sebab kasus pengeroyokan kakak kelas terhadap adik kelas sudah sering terjadi.

 

“Sebenarnya sudah sering terjadi pengeroyokan di SMA Modal Bangsa, tapi selama ini murid lain tidak ada yang berani melapor, tujuan saya lapor ini agar tidak lagi terjadi bully dan kekerasan terhadap siswa di sekolah,” harapnya.

 

Purnama juga menyebutkan 21 orang siswa yang terlibat dalam pengeroyokan tidak semua mendapat skor pembinaan dikembalikan kepada orang tua.

 

“Dari 21 orang pelaku ada yang tidak diberi skor oleh sekolah. Masalahnya mereka masih membully anak saya dengan sebutan “ikan lele” karena mengadukan kasus pengeroyokan itu, bahkan ada dewan guru yang meminta siswa untuk tidak berkawan dengan anak saya,” ucapnya.

 

Sementara itu Kepala SMA Modal Bangsa, Miswar mengatakan, setelah mendapat laporan dari wali murid terkait masalah perkelahian, sekolah telah melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di sekolah.

 

Di antaranya memberikan skor terhadap 21 siswa yang terlibat dalam perkelahian itu dikembalikan kepada orang tua selama tujuh hari untuk pembinaan.

Baca Juga :  Babinsa Bantu Jemur Jagung Warga Desa Binaan

 

Sanksi lainnya, 21 siswa harus bisa menghafal surat Al-Mulk saat kembali ke sekolah. Kemudian membuat surat pernyataan yang ditanda tangani wali murid di atas materai agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

 

“Jika mengulangi akan diberikan sanksi hingga dikeluarkan dari sekolah,” tutur dia.  Setelah 21 siswa  yang diberikan skor kembali ke sekolah, pihaknya telah melakukan islah saling memaafkan antara pelaku dan korban disaksikan Komite Sekolah dan alumni SMA Modal Bangsa. “Kami  panggil psikolog untuk memotivasi anak-anak yang jadi korban dan yang melakukan pemukulan,” sebutnya.

 

Tak hanya itu, pasca-kejadian, sekolah menonaktifkan kepala asrama serta membuat piket guru setiap malam 4 orang agar kegiatan siswa di asrama pada malam hari kembali kondusif.

 

Menanggapi laporan ke polisi, Miswar sangat menyangkan tindakan orang tua murid tersebut. Seharusnya persoalan antar-siswa dapat diselesaikan di internal sekolah.

 

“Seharusnya masalah di sekolah bisa kita selesaikan di sekolah tidak perlu melapor ke pihak kepolisian. Apalagi anaknya sekarang juga masih sekolah di sini tidak kita keluarkan,” pungkasnya.

 

Tim

Berita Terkait

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers
Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi
Pisah Sambut Pejabat Polres Simalungun Berlangsung Khidmat di Aula Andar Siahaan
Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian
Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan
Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana
Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal
Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:06 WIB

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen (TNI) Wahyu Eko Purnomo Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:00 WIB

Persiapan Kejurda, Satgas Yonif 125/SMB Latih Ratusan Karateka Kabupaten Mappi

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:52 WIB

Babinsa Desa Kalidawir Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Pertanian

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:19 WIB

Danrem 081/DSJ Kunker di Kodim 0801/Pacitan

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:11 WIB

Dandim 0418/Palembang Tinjau Lokasi Pembangunan RTLH Milik Bapak Eka Redana

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:01 WIB

Rekonsiliasi Internal Tingkat Satker Semester I TA 2024 UO TNI AL Di Tutup Di Kodiklatal

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:57 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Babinsa Dekat Dengan Siswa Sekolah

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:53 WIB

Satgas Yonif 323 Buaya Putih Wujudkan Papua Terang

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

PUSS di Aceh Timur Jangan dicurangi, Kami Sudah Cukup Capek

Sabtu, 13 Jul 2024 - 02:58 WIB