Tempat Maksiat Bebas Oprasi Di Aceh Tenggara

admin

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2020 - 16:37 WIB

406,957 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agaranews.com : Kutacane – Aceh merupakan daerah serambi Mekah yang di kategorikan mayoritas penduduk nya muslim, bersama pemerintah, kabupaten, kota, yang seharus nya memerangi ke maksiatan , yang menyalahi aturan agama Islam, apapun itu bentuknya.

Namun kenyataannya perbuatan yang menyalahi, hukum agama Islam dibiarkan begitu saja tidak ada larangan, apakah karena ada nya setoran,, kepada pihak terkait atau itu memang tidak di ketahui keberadaannya oleh pemerintah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dulu ada salah satu tempat maksiat di Aceh tenggara, namanya pajak seban, yang kini sudah musnah di gusur pemerintah, tempat nya kini fi jadikan taman kota , kini muncul kembali dengan wajah baru kf tempat dugem yang kini bebas di biarkan saja , tidak ada tegoran dari pemerintah, padahal itu yang sudah jelas melanggar syariat Islam khusus di Aceh tenggara.

Baca Juga :  Wujudkan Ketahanan Wilayah Babinsa Dampingi Petani Jemur Padi

Dari pengakuan salah satu Masyarakat kepada media ini beberapa waktu lalu yang namanya enggan di publikasikan, mengatakan tempat dugem yang berada di pinggir sungai kali bulan itu sudah lama beroperasi, dan sudah ada tegoran dari kepala desa dan perangkat nya, namun tetap saja jalan tak mengindahkan tegoran itu, sudah banyak masyarakat yang mengeluh dengan ada nya kf tersebut, itu sangat menggangu ke nyamanan dan keamanan kampung ini , banyak pencuri yang tiap malam berkeliaran . tegasnya

Baca Juga :  Ingin Mendapat Keberkahan DPC GANTI Deli Serdang Terus Lakukan Safari Jum'at Barokah 

Melalui media ini masyarakat meminta kepada pihak pemerintah , khususnya, kepolisian dan dinas syarit Islam , agar menutup tempat dugem tersebut. Karena kami masyarakat takut nantiny terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, ( red,ys)

Berita Terkait

Waka Polres Nias Cek Pengamanan Rekapitulasi Surat Suara Di PPK Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, Pastikan Berjalan Aman
Dandim 0418/Plg Menjadi Salah Satu Narasumber Talk Show Peran Multi Pihak Dalam Pengelolaan Banjir
Jum’at Berkah, Danrem 052/Wkr Berikan Santunan Yayasan Hidayatus Sholihin
Wakil Bupati Karo Terima Kunker Direktur Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga
Sat Samapta Polres Dairi Bersama Sat Brimob Polda Sumut Lakukan Patroli Di Seputaran KPU Dan PPK Kecamatan
Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Terhadap Warga, Sat Lantas Polres Dairi Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalulintas Pada Sholat Jumat
Polsek Tigapanah Laksanakan Jumat Curhat, Berbagi Bersama Jamaah Masjid Merek
Bupati Karo Tandatangani MoU Untuk Peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:00 WIB

Waka Polres Nias Cek Pengamanan Rekapitulasi Surat Suara Di PPK Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, Pastikan Berjalan Aman

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:50 WIB

Dandim 0418/Plg Menjadi Salah Satu Narasumber Talk Show Peran Multi Pihak Dalam Pengelolaan Banjir

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:03 WIB

Jum’at Berkah, Danrem 052/Wkr Berikan Santunan Yayasan Hidayatus Sholihin

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:48 WIB

Sat Samapta Polres Dairi Bersama Sat Brimob Polda Sumut Lakukan Patroli Di Seputaran KPU Dan PPK Kecamatan

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:43 WIB

Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Terhadap Warga, Sat Lantas Polres Dairi Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalulintas Pada Sholat Jumat

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:37 WIB

Polsek Tigapanah Laksanakan Jumat Curhat, Berbagi Bersama Jamaah Masjid Merek

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:28 WIB

Bupati Karo Tandatangani MoU Untuk Peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:06 WIB

KPUD Karo : 15 PPK Kecamatan Telah Selesaikan Perhitungan Suara

Berita Terbaru