Warga Temukan Mayat Pria di Desa Padang Kecamatan Terangun Gayo Lues

admin

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2019 - 21:33 WIB

407,267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[URIS id=330]

 

GAYO LUES,  AGARANEWS – Mayat Laki-laki dengan kondisi tubuh membiru, mengeluarkan cairan dari hidung dan mulut ditemukan di bendungan Irigasi Dusun Pucuk, Desa Padang, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, sekira pukul 14:30 Wib, Senin (23/12/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berinisial TM aman Is, Umur  : 40 Tahun, Pekerjaan : wiraswasta, Alamat : Desa Remplam Pinang- Terangun, Kecamatan Tragun Kabupaten Gayo Lues

Jasat peria tersebut diketahui, Mudin aman Rendi (46) warga Desa Reje Pudung, mendapat kabar melalui telepon selular oleh salah seorang masyarakat Desa Padang, bahwa ada orang telah meninggal di bendungan irigasi, dan meminta tolong hal tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat untuk datang ke TKP.

Mengetahui hal tersebut Mudin melaporkan kejadian kepada personil Polsek dan Personil Koramil bahwa ada kejadian penemuan mayat di bendungan irigasi desa Padang.

Menerima laporan tersebut personil Polsek dan Personil Koramil serta beberapa staf puskesmas Terangun pergi menuju kelokasi tempat kejadian perkara. Setiba dilokasi kejadian, masyarakat sudah ramai di TKP untuk melihat mayat tersebut dan mengetahui bahwa mayat tersebut adalah warga desa Remplam Pinang.

Setelah mengetahui identitas korban merupakan warga Terangun , keluarga korban meminta kepada pihak berwajib untuk tidak melakukan visum kepada korban tetapi membawa langsung  kerumah korban di desa Remplam Pinang.

Informasi tambahan, korban diduga meninggal dunia sekitar 4 jam lalu sesudah ditemukan warga setempat.

Dari pengakuan dokter yang ikut mengevakuasi korban di TKP mengatakan bahwa mayat  yang ditemukan tidak ada tanda- tanda luka memar maupun kekerasan akibat benda tumpul.

Diduga korban meninggal dunia karena mengalami serangan jantung dengan kondisi tubuh membiru dan mengeluarkan cairan dari hidung serta mulut. (RED)

Berita Terkait

Hiraukan Cuaca Ekstrim, Pos Nikulat Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Laksanakan Patroli Patok Dalam Jaga Kedaulatan Negara
Ustadz Trisandi Marpaung,S.sos.MA Isi Tausyiah Pada PERYASNI Kota Tanjungbalai
Rapat Paripurna Ranperda APBD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024, Dengan Agenda Penyampaian Laporan Banggar Komisi I, II dan III
Masyarakat Desa Bandar Baru, Kecewa Terhadap Pernyataan Diretur CV Pidonky Anugrah Di Salah Sat Buu Media Online
Sambut Bulan Damai, Kodim 1715 Yahukimo Bersama Masyarakat Papua Laksanakan Karya Bhakti di Dekai dan Oksibil
Koramil 0108 – 01/Lawe Sigala Bersama Warga Laksanakan Karya Bhakti
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bantu Warga Cor Jalan Rambat Beton
Polresta Pati ungkap sindikat penyulundupan Motor dan Mobil Ke Timor leste

Berita Terkait

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:55 WIB

Hiraukan Cuaca Ekstrim, Pos Nikulat Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Laksanakan Patroli Patok Dalam Jaga Kedaulatan Negara

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:49 WIB

Ustadz Trisandi Marpaung,S.sos.MA Isi Tausyiah Pada PERYASNI Kota Tanjungbalai

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:43 WIB

Rapat Paripurna Ranperda APBD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024, Dengan Agenda Penyampaian Laporan Banggar Komisi I, II dan III

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:39 WIB

Masyarakat Desa Bandar Baru, Kecewa Terhadap Pernyataan Diretur CV Pidonky Anugrah Di Salah Sat Buu Media Online

Jumat, 8 Desember 2023 - 10:36 WIB

Sambut Bulan Damai, Kodim 1715 Yahukimo Bersama Masyarakat Papua Laksanakan Karya Bhakti di Dekai dan Oksibil

Jumat, 8 Desember 2023 - 09:20 WIB

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bantu Warga Cor Jalan Rambat Beton

Jumat, 8 Desember 2023 - 09:15 WIB

Polresta Pati ungkap sindikat penyulundupan Motor dan Mobil Ke Timor leste

Jumat, 8 Desember 2023 - 08:21 WIB

Jaga Silaturahmi Yang Baik Bersama Warga Binaan Babinsa Bantu Petani Rontok Jagung

Berita Terbaru