HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 19:56 WIB

50724 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – agaranews.com

Aroma khas buah durian menyeruak memenuhi kawasan wisata air panas Lawe Ger-Ger, Kecamatan Ketambe, saat ratusan warga, petani, dan pencinta durian berkumpul mengikuti dan menyaksikan Kontes Durian Unggulan Lokal Aceh Tenggara, Selasa (5/8/2025). Kegiatan yang pertama kali digelar ini menjadi magnet baru bagi geliat pertanian dan pariwisata daerah.

Kontes perdana ini secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, SE, MM, didampingi Komandan Kodim 0108/Agara Letkol CZI Arya Murdyantoro, yang juga menjadi inisiator bersama dalam penyelenggaraan kegiatan. Hadir pula unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana penuh antusias menyelimuti area kontes yang digelar di tengah panorama alam pegunungan yang asri. Puluhan meja ditata rapi untuk menampilkan beragam varietas durian lokal dengan bentuk, warna kulit, dan aroma yang menggugah selera. Dalam suasana semi festival, buah-buah berduri yang dijuluki “King of Fruit” (Raja Buah) ini dibelah satu per satu oleh tim juri profesional, yang terdiri dari traveler durian nasional, pakar pertanian, dan perwakilan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menyampaikan bahwa kontes ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan, melainkan sebagai media promosi kekayaan alam dan pertanian lokal yang belum banyak dikenal luas.

> “Kontes ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani durian, serta memperkenalkan keunggulan durian lokal Aceh Tenggara ke tingkat nasional, bahkan internasional. Buah durian kita punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah,” ujar Bupati.

Ia juga berharap kontes ini dapat menjadi pemicu dalam peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para petani durian, melalui pengembangan varietas unggul, perbaikan pola budidaya, dan akses pasar yang lebih luas.

> “Ini bukan sekadar kompetisi rasa, tetapi bagian dari strategi kita dalam memajukan sektor pertanian dan menjadikan Aceh Tenggara sebagai destinasi wisata buah di masa mendatang,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan sektor hortikultura, Bupati Salim Fakhry menyatakan bahwa kontes durian ini akan dijadikan agenda tahunan resmi Kabupaten Aceh Tenggara, dengan skala yang akan terus diperluas.

Kontes durian ini diikuti oleh 40 peserta petani durian dari berbagai kecamatan di Aceh Tenggara. Masing-masing membawa buah andalan mereka yang telah diseleksi dari pohon-pohon terbaik.

Tim dewan juri melakukan penilaian ketat berdasarkan lima aspek utama, yaitu:

1. Varietas (jenis buah) 2. Ketebalan isi

3. Tekstur daging buah 4. Warna daging

5. Cita rasa yang dirasakan langsung melalui cicipan (food tasting)

Setelah melalui proses seleksi yang kompetitif, buah durian milik Sukardi dari Kecamatan Ketambe berhasil meraih Juara I, karena dinilai memiliki kombinasi terbaik antara rasa manis, tekstur lembut, dan aroma yang kuat namun tidak menyengat. Juara II diraih oleh Juhudin dari Kecamatan Badar, sementara posisi Juara III dan kategori harapan serta durian favorit diberikan kepada delapan peserta lainnya yang tak kalah unggul.

Kontes durian ini menjadi awal dari semangat baru untuk mendorong pengembangan ekonomi berbasis pertanian lokal. Selain memperkuat rasa kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan alam daerah, kegiatan ini juga membuka peluang besar untuk mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata kuliner yang kini semakin digandrungi.

Warga yang hadir pun berharap acara ini bisa rutin digelar, bahkan dikembangkan menjadi festival durian tahunan yang lebih meriah, lengkap dengan bazar produk pertanian, kegiatan budaya, hingga promosi wisata alam.

“Semoga durian-durian kita bisa semakin dikenal luas. Kami, para petani, merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk terus merawat kebun kami dengan baik,” ujar Sukardi, pemenang kontes, dengan penuh rasa syukur.

Ady

Berita Terkait

Polsek Pademangan Gelar Syukuran, Santuni Anak Yatim, dan Resmikan Pos Penjagaan Rinaksa Sakalamandala
Polres Sumedang Gelar Shalat Ghaib dan Do’a Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan
Pembentukan RKPDes Tembung Tahun 2026: Wujudkan Pemerataan Pembangunan
Babinsa Koramil 0201-09/MB Lakukan Komunikasi Sosial Bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan Kelurahan Bagan Deli
Babinsa Koramil 0201-15/DT dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Desa Gotong Royong Bersihkan Sampah
Babinsa Koramil 14/PB Laksanakan Pendampingan Petani Bayam di Wilayah Binaan
Pembentukan BUMDES “Maju Bersama” di Desa Punden Rejo Resmi Dilaksanakan
Babinsa Koramil 0201-14/PB Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Polsek Pademangan Gelar Syukuran, Santuni Anak Yatim, dan Resmikan Pos Penjagaan Rinaksa Sakalamandala

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Polres Sumedang Gelar Shalat Ghaib dan Do’a Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:58 WIB

Pembentukan RKPDes Tembung Tahun 2026: Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:55 WIB

Babinsa Koramil 0201-09/MB Lakukan Komunikasi Sosial Bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan Kelurahan Bagan Deli

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:53 WIB

Babinsa Koramil 0201-15/DT dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Desa Gotong Royong Bersihkan Sampah

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:48 WIB

Pembentukan BUMDES “Maju Bersama” di Desa Punden Rejo Resmi Dilaksanakan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:45 WIB

Babinsa Koramil 0201-14/PB Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:42 WIB

Babinsa Hadiri Pertemuan Lintas Sektoral Bidang Kesehatan di Kecamatan Medan Selayang

Berita Terbaru