Kutacane –agaranews.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0108/Aceh Tenggara terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam kegiatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pedesaan. Salah satu sasaran fisik utama dalam program ini adalah perkerasan badan jalan sepanjang 2.000 meter yang kini mulai memasuki tahap pemadatan menggunakan alat berat jenis Combined Tandem Roller di Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (5/8/2025).
Alat berat tersebut tampak hilir mudik di lokasi proyek, bekerja tanpa henti meratakan dan memadatkan material sirtu (pasir dan batu) yang sebelumnya telah ditaburkan di permukaan badan jalan. Pengerjaan ini merupakan salah satu tahapan penting untuk menciptakan struktur jalan yang kokoh, rata, dan tahan lama sebelum akhirnya difungsikan secara penuh oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelda Azrul Harahap selaku pengawas lapangan menyampaikan bahwa keberadaan alat berat ini sangat vital dan menentukan dalam proses percepatan pekerjaan fisik. Ia menjelaskan bahwa pemadatan menggunakan Combined Tandem Roller memberikan hasil yang lebih optimal karena mampu meratakan material sirtu secara merata dan menyeluruh, hingga ke lapisan bawah permukaan tanah.
“Kehadiran alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum ini sangat membantu percepatan pembangunan jalan. Dengan menggunakan Combined Tandem Roller, pengerjaan perkerasan jalan bisa dipacu secara signifikan. Kita menargetkan jalan sepanjang 2.000 meter ini selesai tepat waktu dan memiliki kualitas yang baik,” ujar Pelda Azrul Harahap.
Ia menambahkan bahwa faktor cuaca juga turut memengaruhi kelancaran pekerjaan di lapangan. Selama kondisi cuaca cerah dan tidak turun hujan, proses pemadatan dan pemerataan jalan akan terus dikebut agar target penyelesaian dapat tercapai sebelum program TMMD ke-125 resmi ditutup.
“Apabila cuaca terus mendukung, maka progres perkerasan jalan dengan material sirtu ini akan semakin cepat. Kita optimis, dengan semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga masyarakat, serta dukungan penuh alat berat, sasaran fisik ini akan rampung sesuai jadwal,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat setempat menyambut baik progres pembangunan jalan yang terus mengalami peningkatan. Mereka berharap jalan yang sedang dibangun ini nantinya dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam mendukung akses transportasi, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah desa.
“Dulu jalan ini sulit dilalui, apalagi saat musim hujan. Sekarang, berkat program TMMD dan kerja keras bapak-bapak TNI, kami melihat perubahan besar. Semoga segera selesai dan bisa kami gunakan untuk kegiatan sehari-hari,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan proses pemadatan jalan.
Program TMMD Reguler ke-125 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa tertinggal menuju kehidupan yang lebih baik.
Ady