Kutacane –agaranews.com
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kodim 0108/Aceh Tenggara menggelar sebuah acara istimewa, yaitu Kontes Durian Unggulan Lokal Agara. Kegiatan ini dilaksanakan di area Lapangan Pemandian Air Panas, Desa Lawe Ger-Ger, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (5/8/2025).
Acara ini sukses menyedot perhatian masyarakat dan para pecinta durian, dengan total 163 kontestan yang ikut serta dalam perlombaan. Dari jumlah tersebut, 21 peserta berhasil masuk ke babak penilaian akhir berdasarkan beberapa kriteria penting, antara lain bentuk buah, rasa, aroma, ketebalan kulit, dan ketebalan daging buah. Dari 21 finalis tersebut, juri akan menetapkan 10 durian terbaik sebagai pemenang utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim: Ini Bukan Sekadar Kontes, tapi Penggerak Potensi Daerah
Komandan Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kontes durian lokal ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya untuk mengangkat potensi pertanian dan pariwisata daerah.
> “Kami berharap, melalui kegiatan ini, durian lokal Aceh Tenggara bisa menembus pasar regional bahkan nasional. Selain itu, acara ini juga dapat menarik minat wisatawan, terutama para pecinta durian, baik dari dalam maupun luar daerah,” ujarnya.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, termasuk para petani, panitia, dan warga yang turut ambil bagian dalam meramaikan acara.
> “Ini adalah langkah awal yang sangat positif untuk memperkenalkan durian unggulan Kabupaten Aceh Tenggara ke khalayak yang lebih luas. Semoga dengan ini, pemasarannya semakin berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi para petani,” tambahnya.
Momen Kemerdekaan dan Semangat Pelestarian
Kontes ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI, yang menurut Dandim menjadi momen penting untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan.
> “Kita mengenang perjuangan mereka yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan. Semangat patriotisme dan gotong royong mereka harus kita jadikan inspirasi untuk terus membangun dan memajukan daerah kita,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Dandim juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menjaga kekayaan alam lokal. Ia menekankan pentingnya menghargai hasil pertanian lokal sebagai warisan dari para leluhur.
> “Durian yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari pohon yang ditanam oleh orang tua kita. Mari kita lanjutkan dengan menanam untuk anak cucu kita, menjaga hutan, dan merawat tanaman buah lokal agar tetap lestari dan bermanfaat,” pesannya penuh makna.
Penutupan dan Pengumuman Pemenang
Acara kontes durian ini ditutup dengan pengumuman para juara, yang dinilai oleh tim juri profesional berdasarkan kriteria teknis dan kualitas buah:
Juara I: Nomor 24
Juara II: Nomor 34A
Juara III: Nomor 19
Juara Harapan I–V: Mendapat hadiah berupa handsprayer sebagai alat pendukung pertanian
Kegiatan ini berlangsung meriah, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, ke depan acara serupa dapat digelar secara rutin untuk memotivasi petani lokal, melestarikan buah-buahan khas daerah, dan mengembangkan potensi agro-wisata Kabupaten Aceh Tenggara.
Ady