Masyarakat Medang Deras Kecewa, Kades Mangkir dari Rapat Sengketa Tanah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:39 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Baru Bara, AgaraNews.com // Warga Dusun Tangkahan dan Teluk Baru, Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap Kepala Desa Medang, Lukman, yang tidak menghadiri rapat penting terkait penyelesaian sengketa tanah di wilayah tersebut pada Kamis, 2 Oktober 2025. Rapat yang diadakan di Aula Kantor Camat Medang Deras ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Medang Deras, Syahrizal, SH, dan perwakilan dari KUA Medang Deras.

Sekretaris Desa Medang, Fatimah Indriani, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Kades Lukman disebabkan oleh keharusannya membesuk kakaknya yang sakit di Rumah Sakit Medan. Namun, alasan ini tidak cukup untuk meredakan kekecewaan warga, terutama karena sengketa tanah ini telah berlangsung hampir enam tahun tanpa penyelesaian yang jelas.Warga Desa Medang merasa bahwa kehadiran Kepala Desa sangat penting dalam menyelesaikan sengketa tanah ini. “Kades itu harus hadir, karena dia pengayom masyarakat. Kalau ada masalah seperti ini, tapi Kades tidak turun tangan, masyarakat harus mengadu ke siapa lagi?” kata Ahmad Jalal, seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Warga juga menilai bahwa kehadiran Sekdes sebagai perwakilan tidak cukup untuk menyelesaikan masalah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sengketa tanah antara warga Dusun Tangkahan dan Teluk Baru ini telah berlangsung hampir enam tahun tanpa solusi yang jelas. Pertemuan yang diadakan pada 2 Oktober 2025 ini juga tidak mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat.

Camat Medang Deras, Syahrizal, menyarankan agar persoalan sengketa tanah ini dibawa ke ranah hukum untuk mendapatkan kepastian hukum. “Persoalan tanah ini sebaiknya dibawa ke Pengadilan Tinggi agar mendapat kepastian hukum,” pungkasnya.

Dengan tidak hadirnya Kades Lukman, warga Desa Medang merasa bahwa masalah sengketa tanah ini tidak akan dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, warga berharap agar Kades dapat lebih memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakatnya.( Lia Hambali/Tim SPMI Batu Bara)

Berita Terkait

TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan
Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128
TMMD 128 Datang Bawa Rezeki, Dapur Ibu Siti Hajar Tak Pernah Sepi
Rezeki Nomplok di Balik Seragam Loreng: Kisah Dapur Ibu Siti Hajar di TMMD 128
TMMD 128: Saat Rumah Warga Menjadi Titik Temu Negara dan Kehidupan Sehari-hari
TMMD 128 Langkat,Satgas Genjot Pembangunan Infrastruktur, Perkuat Akses dan Wujudkan Kesejahteraan Warga
Pembangunan Jembatan TMMD Hampir Rampung, Konektivitas Warga Pasar Rawa Akan Terwujud
TMMD 128 Bangun MCK di Pasar Rawa, Upaya Dorong Sanitasi Layak di Desa

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:17 WIB

TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB

Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:09 WIB

TMMD 128 Datang Bawa Rezeki, Dapur Ibu Siti Hajar Tak Pernah Sepi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:56 WIB

Rezeki Nomplok di Balik Seragam Loreng: Kisah Dapur Ibu Siti Hajar di TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:50 WIB

TMMD 128: Saat Rumah Warga Menjadi Titik Temu Negara dan Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:44 WIB

Pembangunan Jembatan TMMD Hampir Rampung, Konektivitas Warga Pasar Rawa Akan Terwujud

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41 WIB

TMMD 128 Bangun MCK di Pasar Rawa, Upaya Dorong Sanitasi Layak di Desa

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:38 WIB

30 Hari Mengubah Desa: TMMD 128 Dikebut, Pasar Rawa Dipacu Berlari

Berita Terbaru

HEADLINE

Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB