Kutacane –agaranews.com
Suasana duka menyelimuti warga Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, atas wafatnya salah satu warga, Almarhum Bagianta, pada Selasa (5/8/2025). Dalam suasana penuh keprihatinan tersebut, sejumlah anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0108/Agara turut hadir melayat dan melaksanakan takziah ke rumah duka sebagai bentuk kepedulian sosial dan empati terhadap warga yang sedang berduka.
Dipimpin oleh Serka Sukma, kehadiran anggota Satgas TMMD di rumah duka menjadi simbol nyata bahwa TNI tidak hanya hadir dalam kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik di desa, tetapi juga senantiasa hadir dan menyatu dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Para personel Satgas tampak membaur bersama warga dan sanak saudara almarhum yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan doa bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami seluruh anggota Satgas TMMD hadir di rumah duka ini sebagai bentuk rasa belasungkawa dan empati yang tulus kepada keluarga Almarhum. Ini adalah wujud bahwa TNI, khususnya anggota Satgas TMMD, bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki rasa sosial dan kepedulian yang tinggi,” ujar Serka Sukma dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan takziah yang dilakukan ini merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan dan sosial yang senantiasa dijunjung tinggi oleh TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, terlebih di wilayah-wilayah sasaran TMMD yang umumnya berada di pedesaan.
“Kehadiran kami di sini juga untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah. Dengan bersama-sama mendoakan dan hadir secara langsung, semoga bisa sedikit meringankan beban duka yang dirasakan oleh keluarga Almarhum,” sambungnya.
Warga setempat menyambut kehadiran anggota Satgas dengan penuh rasa haru dan mengucapkan terima kasih atas empati dan perhatian yang diberikan. Kegiatan takziah ini menjadi salah satu bentuk nyata hubungan yang harmonis dan erat antara TNI dengan masyarakat desa yang menjadi sasaran program TMMD.
TMMD bukan hanya sebatas program pembangunan infrastruktur pedesaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta memperkuat ikatan emosional antara TNI dan rakyat.
Dengan adanya kepedulian seperti ini, Satgas TMMD diharapkan dapat terus menjadi mitra dan sahabat bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan sehari-hari.
Ady