Penyelidikan Kasus Kematian Ridwan Sihombing Terus Berlanjut, Fakta Baru Ditemukan,…!!!

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024 - 09:31 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pekanbaru, AgaraNews . Com // Beredar video di media sosial yang menampilkan seorang wanita yang mengadukan kasus kematian suaminya kepada Presiden dan Panglima TNI, dengan tuduhan keterlibatan oknum TNI dalam insiden tersebut.

Dalam video tersebut, wanita tersebut menyampaikan tuntutannya untuk keadilan atas kematian suaminya, yang diduga dianiaya oleh oknum TNI di Pub Boys Bistro pada 26 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut berawal ketika Ridwan Sihombing bersama 14 temannya, tengah mengonsumsi minuman keras saat insiden terjadi.

Pertikaian dimulai setelah salah satu teman korban, Tulus Deniel Mendrofa, terlibat konflik dengan seorang perempuan di lokasi tersebut. Situasi semakin memanas, yang berujung pada pengeroyokan oleh kelompok korban terhadap seorang pria tak dikenal. Pihak keamanan kemudian meminta mereka untuk keluar dari Pub.

Namun, saat turun dari tangga, Tulus Mendrofa diduga dipukul di bagian kepala oleh seorang pria yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

Insiden tersebut berlanjut dengan pengeroyokan terhadap pria tersebut.

Tiba-tiba, terdengar tiga kali tembakan yang diduga berasal dari petugas kepolisian untuk melerai keributan. Setelah tembakan itu, para pelaku pun membubarkan diri.

Tak berselang lama, petugas Polsek Limapuluh bersama Reskrim Polresta Pekanbaru menemukan korban dalam keadaan kritis. Ridwan segera dilarikan ke RSUD Arifin Ahmad untuk mendapatkan pertolongan medis, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian.

Penyelesaian lebih lanjut sedang dilakukan untuk mencari saksi-saksi lainnya, termasuk manajer, petugas keamanan, dan warga sekitar.

Jika terbukti adanya keterlibatan oknum TNI AD, proses penyelidikan akan dilanjutkan sesuai dengan bukti-bukti yang ditemukan.(Alfi/Lia Hambali)

Berita Terkait

PSHT NTT Bangkit dan Satu Barisan, Nikolas Boesday Minta Polda Tindak Tegas Oknum Palsu
Pemuda Panca Marga Padang Lawas Siap Berkolaborasi dengan Bupati untuk Mewujudkan Pendidikan MAJU
Kunjungi Kios Pupuk, Babinsa Koramil 03/Parongil Dapat Gambaran Langsung Kondisi Lapangan
Cuaca Tak Menentu Picu Kekhawatiran, Babinsa koramil 04/Tigalingga Ajak Perangkat Desa Tingkatkan Kewaspadaan
Sinergi TNI, Pemerintah, dan Tokoh Agama Warnai Pembukaan MTQ ke-XXIII Kecamatan Kerajaan
Sambil Ngopi Bareng, Babinsa Koramil 07/Salak Perkuat Sinergi TNI, ASN, dan Masyarakat
Tak Kenal Medan Berat, TNI Bersama Warga Wujudkan Pembangunan Jembatan Aramco di Pakpak Bharat
Penuh Semangat dan Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke-128 Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan RTLH

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

PSHT NTT Bangkit dan Satu Barisan, Nikolas Boesday Minta Polda Tindak Tegas Oknum Palsu

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:52 WIB

Pemuda Panca Marga Padang Lawas Siap Berkolaborasi dengan Bupati untuk Mewujudkan Pendidikan MAJU

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kunjungi Kios Pupuk, Babinsa Koramil 03/Parongil Dapat Gambaran Langsung Kondisi Lapangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:11 WIB

Cuaca Tak Menentu Picu Kekhawatiran, Babinsa koramil 04/Tigalingga Ajak Perangkat Desa Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:05 WIB

Sambil Ngopi Bareng, Babinsa Koramil 07/Salak Perkuat Sinergi TNI, ASN, dan Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:03 WIB

Tak Kenal Medan Berat, TNI Bersama Warga Wujudkan Pembangunan Jembatan Aramco di Pakpak Bharat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:58 WIB

Penuh Semangat dan Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke-128 Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan RTLH

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:55 WIB

Penuh Semangat, Satgas TMMD Ke 128 Tahun 2026 Kebut pembangunan Jembatan Plat

Berita Terbaru