Demo Buruh di Pemkab Bekasi, Enam Tuntutan Disuarakan Termasuk Kenaikan Upah 2026

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 22:14 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bekasi, AgaraNews. Com // Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (ABBM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Kamis (25/9/2025). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan enam tuntutan utama kepada pemerintah daerah.

Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) FSP SPSI RTMM Diamond Cold Storage-Sukanda Djaya, Muhammad Husen, mengatakan tuntutan paling mendesak adalah kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) tahun 2026 sebesar 10,5 hingga 15 persen.“Alhamdulillah, aksi kami diterima oleh Pemkab Bekasi. Namun aspirasi ini masih perlu ditinjau lebih lanjut oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kenaikan upah, buruh juga mendesak Pemkab Bekasi segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemagangan dan outsourcing sebagai turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 4 Tahun 2016.

Tuntutan lain yang disuarakan yakni pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Kabupaten Bekasi, serta pengembalian program Universal Health Coverage (UHC) Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI) yang sempat dipangkas.Massa juga meminta penyesuaian tunjangan DPRD dan ASN dialihkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya bagi pekerja non formal. Menurut mereka, alokasi tersebut lebih tepat digunakan untuk iuran BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan bagi ojek online, operator parkir, petani, nelayan, marbot masjid, guru ngaji, hingga pelaku UMKM.

Adapun tuntutan terakhir adalah pelaksanaan Universal Coverage Jaminan (UCJ) bagi pekerja rentan di sektor non formal, yang dinilai masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Aksi berjalan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Para buruh menegaskan akan terus melakukan tekanan hingga pemerintah daerah memberikan respons konkret atas tuntutan mereka.( Lia Hambali)

Haris Pranatha

Berita Terkait

Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun Kembali Serap Aspirasi Masyarakat Palmerah 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Akselerasi Pembangunan Jembatan Muara Musu, Struktur Utama Capai 90 Persen
Goresan Estetika dari Jemari seorang Ibu Persit Menenun Cerita di Balik Tas & Kain Lukis Bali
TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco
TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco
‎Perkuat Sinergi TNI-Rakyat, Babinsa Tripa Makmur Gelar Komsos Bahas Keamanan Desa Man 2
Bersama Warga, Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Gotong Royong Bersihkan Parit
Tingkatkan Ketahanan pangan Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Bantu Petani Tanam Padi Di desa Binaan 

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:03 WIB

Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun Kembali Serap Aspirasi Masyarakat Palmerah 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Akselerasi Pembangunan Jembatan Muara Musu, Struktur Utama Capai 90 Persen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:53 WIB

Goresan Estetika dari Jemari seorang Ibu Persit Menenun Cerita di Balik Tas & Kain Lukis Bali

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:09 WIB

TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:53 WIB

TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Bersama Warga, Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Gotong Royong Bersihkan Parit

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:01 WIB

Tingkatkan Ketahanan pangan Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Bantu Petani Tanam Padi Di desa Binaan 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:58 WIB

Bangun Komunikasi yang Baik Dengan Mitra Karib Babinsa Komsos di Wilayah Binaan

Berita Terbaru