Dairi, AgaraNews.com // Pemerintah Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, menggelar Musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 pada Senin (29/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tigalingga ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting.
Musyawarah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tigalingga, Ferdinan Simamora, dan turut dihadiri Sekcam Tigalingga, Pandapotan Sianturi, Ketua BPD Farel Panggabean, Tim Ahli Pendamping Desa Irwan Ginting, Ketua Lembaga Pemberdayaan Desa Elman Tobing, bidan desa, kader posyandu, perwakilan pemuda, serta tokoh masyarakat, adat, dan agama. Kehadiran mereka mencerminkan semangat partisipatif dalam merumuskan arah pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Serma Imanuel Ginting menyampaikan pesan agar seluruh peserta musyawarah senantiasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk bersama-sama merancang pembangunan desa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban forum dan saling menghargai pendapat. “Koramil 04/Tigalingga mendukung penuh setiap rencana pembangunan desa, khususnya yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Mari kita juga galakkan gotong royong sebagai wujud kebersamaan menjaga lingkungan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun hasil musyawarah RKPDes Tigalingga tahun 2026 memprioritaskan beberapa program, antara lain pengadaan lampu jalan tenaga surya sebanyak 10 unit, pengadaan 60 tong sampah, seragam kader posyandu lima stel, perlengkapan PKK berupa tenda tratak dan peralatan pesta, serta alat gotong royong seperti cangkul, skop, dan parang masing-masing 20 buah. Rencana ini disepakati bersama sebagai upaya meningkatkan fasilitas umum sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Musyawarah RKPDes Tigalingga 2026 tidak hanya menjadi forum penyusunan program pembangunan, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Kehadiran Babinsa memberikan warna tersendiri dengan dorongan semangat gotong royong yang diharapkan terus terjaga dalam setiap langkah pembangunan desa ke depan.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































