Sergai,Agaranews.com // Proyek pembangunan Revitalisasi SMP N2 Satu Atap (Satap) Tebingtinggi yang beralamat di Dusun I Desa Jambu Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) – Sumut, dengan sumber dana berasal dari APBN Tahun 2025 dengan nilai pagu sebesar Rp 299 Juta, diduga sarat kecurangan.
Proyek cukur kan dari Bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Jendral PAUD Dasmen yang dikerjakan secara Swadaya dengan waktu kerja 90 hari kalender (10 September – 28 Desember 2025) ini, pada pengerjaannya diduga asal jadi. Hal ini terpantau media pada Selasa (30/09/2025) saat media ini berkunjung ke lokasi proyek.
Miris, proyek yang dikatakan Revitalisasi terlihat hanya mengerjakan satu ruangan saja itu pun kabarnya ruang tersebut sebelumnya di pakai sebagai Ruang Guru yang disatukan Ruang Kepala Sekolah dan Perpustakaan, bukan Ruang Kelas.
Parahnya lagi, terpantau kamera media ini, Konsen jendela pengganti yang telah terpasang, terlihat macam berbahan kayu sembarang bukan kayu keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan terlihat, Konsen itu seperti terbelah bahkan ada bekas dempulnya, parahnya lagi warna kayu Kosen yang terpasang macam kusam.
Sedihnya lagi, pemasangan Kosen ini seperti “Asal pasang”, dan belum apa – apa sudah terlihat renggang, antara pasangan Kosen dengan tembok. Bagaiman ya, kualitas pasangan nya nanti ?.
Padahal, pada plank proyek jelas terpampang nominal proyek sebesar Rp 299 Juta, namun pada pelaksanaan pengerjaannya ditemukan seperti.
Dilokasi, seorang pria mengakui ia seorang orang tua siswa, dikatakannya, sebelum kami sudah mengikuti pelatihan sebelum proyek ini dikerjakan. Namun, pengerjaannya menuai keraguan.
Guna mencari tahu hal ini, media coba kondisi kepada Kepala Sekolah SMP N2 Satap Tebingtinggi Sdri. Venny Ribka Wisudarni S, S.Pd., M.Pd., melalui aplikasi Wa, Rabu (01/10/2025) pagi, telepon berdering namun tidak diangkat.
Diminta kepada pihak terkait agar segera melakukan cros cek, atas pengerjaan proyek Revitalisasi SMN N2 Satap Tebingtinggi ini.
Sebab, Revitalisasi dimaksudkan untuk memperbaiki yang rusak dengan harapan pengerjaannya sesuai RAB dan hasilnya maksimal.
Jangan biarkan proyek Revitalisasi seperti ini menjadi ajang bagi oknum untuk berbuat curang dan memperkaya diri sendiri. (MS)


































