Pangdam Iskandar Muda Siap Bersinergi dengan Pemerintah Aceh Tertibkan Tambang Ilegal

Hidayat Desky

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 06:44 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh Agaranews.com – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menghadiri rapat bersama Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (30/9/2025).

Rapat tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, antara lain Ketua DPR Aceh, Wakapolda Aceh yang mewakili Kapolda Aceh, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Kabinda Aceh, serta sejumlah pejabat pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda utama rapat membahas langkah-langkah strategis penertiban tambang ilegal yang masih marak terjadi di berbagai wilayah Aceh. Selain itu, rapat juga menyoroti sejumlah isu penting lainnya yang berkaitan dengan upaya menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta dukungan terhadap kelancaran pembangunan daerah.

Dalam doorstop interview usai rapat, Gubernur Aceh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh bersama aparat keamanan dan penegak hukum sepakat untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dalam rangka menertibkan aktivitas tambang ilegal. Satgas ini nantinya akan melibatkan unsur TNI, Polri, dan aparat terkait lainnya dengan pola kerja yang terintegrasi.

“Satgas ini kita harapkan dapat bekerja secara tegas namun tetap terukur, dengan tujuan utama menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kerugian negara, serta menjamin ketertiban hukum di tengah masyarakat,” ujar Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodam Iskandar Muda siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil oleh Pemerintah Aceh. Menurutnya, permasalahan tambang ilegal bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga berdampak luas terhadap aspek keamanan, sosial, hingga kerusakan lingkungan.

“Tambang ilegal seringkali menjadi pemicu terjadinya persoalan sosial dan mengganggu stabilitas keamanan. Oleh karena itu, kami dari Kodam Iskandar Muda siap mendukung secara maksimal upaya pemerintah bersama Forkopimda Aceh dalam menertibkan aktivitas tersebut,” tegas Pangdam.

Beliau menambahkan, dalam pelaksanaan penertiban nanti, prajurit TNI akan berperan mendukung aparat kepolisian dan pemerintah daerah sesuai koridor hukum yang berlaku. Pangdam menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar langkah yang ditempuh benar-benar efektif, adil, serta tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Yang paling penting, penertiban ini harus tetap mengedepankan kepentingan rakyat, menjaga rasa keadilan, serta memastikan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Aceh secara keseluruhan,” imbuhnya.

Pangdam IM juga menuturkan bahwa pihaknya akan memperkuat langkah preventif dengan mengoptimalkan peran aparat teritorial, khususnya Babinsa di wilayah-wilayah rawan tambang ilegal. Dengan demikian, aparat di lapangan dapat melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi aktivitas tambang tanpa izin.

“Harapan kami, dengan adanya Satgas ini, persoalan tambang ilegal dapat ditangani secara lebih menyeluruh dan berkesinambungan, sehingga Aceh tetap kondusif dan pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dalam rapat tersebut, Pangdam IM didampingi oleh Asintel Kasdam IM, Dandeninteldam IM, serta sejumlah pejabat pendukung lainnya. Kehadiran Pangdam IM mencerminkan komitmen kuat TNI AD, khususnya Kodam Iskandar Muda, untuk selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda Aceh dalam menjaga stabilitas keamanan, menciptakan ketertiban, serta mendukung kelangsungan pembangunan di Tanah Rencong.

Berita Terkait

Babinsa Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong Bersihkan Parit Yang Tertimbun Material Pasir
Jembatan Gantung Perintis Progres 20,25 Persen,Menjadi Harapan Baru Warga Masyarakat
Wujud Pendampingan Babinsa Bantu Petani Rawat Tanaman Kacang Panjang, di Desa Binaan
Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Babinsa Kawal Program MBG di Posyandu di Wilayah Binaan
Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan
Aceh Tenggara Kembali Memanas, Wartawan Dianiaya oleh Pelaku Penyembelihan Ustad
Hadir Di Tengah Umat, Danramil 11/KP Ikuti Pelepasan Jemaah Haji Labusel 1447 H
Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/TL Turun Langsung Dampingi Petani

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:49 WIB

Babinsa Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong Bersihkan Parit Yang Tertimbun Material Pasir

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:46 WIB

Jembatan Gantung Perintis Progres 20,25 Persen,Menjadi Harapan Baru Warga Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wujud Pendampingan Babinsa Bantu Petani Rawat Tanaman Kacang Panjang, di Desa Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:41 WIB

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Babinsa Kawal Program MBG di Posyandu di Wilayah Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:09 WIB

TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:53 WIB

TNI terus bersinergi bersama warga bantu percepat pembangunan jembatan aramco

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:31 WIB

‎Perkuat Sinergi TNI-Rakyat, Babinsa Tripa Makmur Gelar Komsos Bahas Keamanan Desa Man 2

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:39 WIB