Palembang, AgaraNews.com // Kodim 0418/Palembang bersama Pemuda Pancasila menggelar patroli bersama untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga di kawasan Pasar Kito dan Rajawali, Palembang. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian.
Patroli gabungan ini mendapat sambutan positif dari warga dan pedagang setempat. Kehadiran TNI bersama Pemuda Pancasila diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Kodim 0418/Palembang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan suasana kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemuda Pancasila menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan TNI dalam kegiatan sosial maupun keamanan demi terciptanya kenyamanan warga Palembang.
Patroli gabungan ini berjalan dengan lancar, penuh keakraban, dan diwarnai interaksi hangat antara aparat, ormas, serta masyarakat di lokasi kegiatan. Dengan kegiatan ini, diharapkan keamanan dan kenyamanan warga Palembang dapat terus terjaga.
Sinergi antara TNI dan elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Kegiatan patroli ini merupakan salah satu contoh sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Palembang.
Dengan demikian, Kodim 0418/Palembang dan Pemuda Pancasila terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah dengan melakukan patroli bersama dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban bersama.( Lia Hambali)


































