Korupsi Spesifikasi Proyek Banjir : Tanggul Rp 15 Milyar Molor Sebulan, Tanpa Baja, BPBD OKU Timur ‘Tutup Mata,..!!!

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:04 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Lampung Oku Timur, AgaraNews.com //
13/10/2025. Pengerjaan proyek Rekonstruksi Tanggul Banjir di Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur yang dikerjakan oleh PT. Legend Bukit Konstruksi dengan nilai kontrak Rp15.002.000.000, kini menjadi sorotan tajam publik. Selain minim pengawasan, proyek ini juga molor jauh dari batas waktu kontrak dan diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan dokumen kontrak kerja bernomor 360/PPK.02/SPK/RR/BPBD.OKUT.T/I/2025, proyek tersebut seharusnya selesai dalam masa pelaksanaan 14 Januari 2025 hingga 11 September 2025. Namun hingga 9 Oktober 2025, progres di lapangan masih jauh dari kata rampung.

Keterlambatan ini dinilai sebagai bentuk kelalaian serius dari pihak pelaksana dan lemahnya fungsi pengawasan dari BPBD OKU Timur sebagai pengguna anggaran.

Lebih ironis lagi, hasil penelusuran di lapangan memperlihatkan bahwa metode kerja tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak. Berdasarkan dokumen perencanaan, pembangunan tanggul ini seharusnya menggunakan struktur talud yang diperkuat dengan sheet pile baja, yakni sistem konstruksi penahan air yang dipancang ke dalam tanah agar kokoh dan tahan terhadap tekanan air serta erosi.

Namun, kenyataan di lapangan justru bertolak belakang. Tidak ada pemasangan sheet pile baja sebagaimana tercantum dalam kontrak. Pekerjaan dilakukan dengan menyusun batu kali secara manual tanpa adukan semen yang memadai, hanya disiram campuran semen dan pasir ala kadarnya. Cara kerja seperti ini jelas tidak memenuhi standar teknis sebagaimana diatur dalam Permen PUPR Nomor 28/PRT/M/2016 tentang Pedoman Teknis Bangunan Pengaman Sungai dan Tanggul.

Minimnya pengawasan dari pihak BPBD OKU Timur memperparah kondisi tersebut. Bukannya melakukan evaluasi dan teguran terhadap kontraktor, pihak dinas justru terkesan membiarkan keterlambatan dan pelanggaran spesifikasi berlangsung tanpa tindakan tegas.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas BPBD OKU Timur enggan memberikan komentar, menambah kuat dugaan adanya ketertutupan dan potensi permainan dalam pelaksanaan proyek.

Menanggapi hal ini, Hariansyah, Sekretaris DPP Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK), mengecam keras sikap diam tersebut.

“Proyek ini sudah melampaui batas waktu kontrak lebih dari sebulan, tapi tak ada langkah tegas dari pihak dinas. Ini bukan keterlambatan biasa, ini bentuk pembiaran yang mencurigakan,” tegas Hariansyah.

“Jika proyek senilai miliaran rupiah bisa molor tanpa sanksi, patut diduga ada kongkalikong antara pihak rekanan dan oknum di instansi terkait. Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan segera turun ke lapangan melakukan pulbaket dan audit teknis.”

Hariansyah menambahkan, BARAK telah mengantongi bukti lapangan berupa dokumentasi visual dan salinan kontrak untuk dijadikan dasar laporan resmi ke aparat penegak hukum.

“Ini bukan sekadar soal keterlambatan, tapi soal penyimpangan sistematis yang merugikan uang negara. Kami akan memastikan kasus ini tidak tenggelam dan ditangani secara hukum sampai tuntas,” pungkasnya.(Lia Hambali/ Tim)

Berita Terkait

TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan
Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128
TMMD 128 Datang Bawa Rezeki, Dapur Ibu Siti Hajar Tak Pernah Sepi
Rezeki Nomplok di Balik Seragam Loreng: Kisah Dapur Ibu Siti Hajar di TMMD 128
TMMD 128: Saat Rumah Warga Menjadi Titik Temu Negara dan Kehidupan Sehari-hari
TMMD 128 Langkat,Satgas Genjot Pembangunan Infrastruktur, Perkuat Akses dan Wujudkan Kesejahteraan Warga
Pembangunan Jembatan TMMD Hampir Rampung, Konektivitas Warga Pasar Rawa Akan Terwujud
TMMD 128 Bangun MCK di Pasar Rawa, Upaya Dorong Sanitasi Layak di Desa

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:17 WIB

TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB

Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:09 WIB

TMMD 128 Datang Bawa Rezeki, Dapur Ibu Siti Hajar Tak Pernah Sepi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:56 WIB

Rezeki Nomplok di Balik Seragam Loreng: Kisah Dapur Ibu Siti Hajar di TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:50 WIB

TMMD 128: Saat Rumah Warga Menjadi Titik Temu Negara dan Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:44 WIB

Pembangunan Jembatan TMMD Hampir Rampung, Konektivitas Warga Pasar Rawa Akan Terwujud

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41 WIB

TMMD 128 Bangun MCK di Pasar Rawa, Upaya Dorong Sanitasi Layak di Desa

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:38 WIB

30 Hari Mengubah Desa: TMMD 128 Dikebut, Pasar Rawa Dipacu Berlari

Berita Terbaru

HEADLINE

Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB