Tanah Karo -25 November 2025, AgaraNews.com // Rutan Kelas IIB Kabanjahe mengikuti kegiatan pengarahan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan yang digelar secara virtual oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Selasa (25/11). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dan diikuti oleh seluruh jajaran UPT pemasyarakatan dari seluruh wilayah di Indonesia.
Rapat virtual ini digelar dengan tujuan memperkuat sinergi dan konsistensi pelaksanaan tugas pemasyarakatan di seluruh daerah. Seluruh arahan berfokus pada peningkatan profesionalisme petugas, penguatan kolaborasi internal dan eksternal, serta optimalisasi pelayanan terhadap warga binaan pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Mashudi menyampaikan bahwa pemasyarakatan memegang peran penting dalam mata rantai penegakan hukum. Karena itu, dibutuhkan keselarasan langkah, kerja tim yang kuat, dan komitmen bersama dari seluruh petugas. Selain menyoroti pentingnya sinergi internal, Mashudi juga menekankan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi eksternal lainnya. Menurutnya, kerja sama lintas sektor diperlukan untuk memastikan keamanan dan pembinaan berjalan optimal, terutama terkait pencegahan penyelundupan barang terlarang, mitigasi potensi gangguan, serta penanganan warga binaan berkebutuhan khusus.
Usai kegiatan pengarahan, Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring menyatakan siap menindaklanjuti seluruh arahan Dirjen PAS dengan memperkuat komitmen jajaran dalam meningkatkan profesionalisme kinerja. Pihaknya juga berencana melakukan evaluasi internal untuk memastikan seluruh tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal dan selaras dengan kebijakan pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan pengarahan ini, Rutan Kabanjahe berharap dapat terus menyelaraskan langkah kerja dengan Ditjen PAS, mengimplementasikan berbagai kebijakan secara tepat, dan menjaga situasi rutan agar tetap kondusif. Kegiatan ini diharapkan juga menjadi momentum positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, baik dari sisi keamanan maupun pembinaan, demi terciptanya UPT pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” tutup Bahtiar.( Lia Hambali)
(Sumber : Humas Rutan Kabanjahe, AP)

































