Jakarta Utara, 26 November 2025, AgaraNews .com // Pada Rabu, 26 November 2025 sekitar pukul 12.00 WIB, Masjid Al‑Qohhar Pantai Mutiara di Jalan Pantai Mutiara No. 57, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menyelenggarakan bakti sosial pembagian sembako bagi para, pengemudi ojek online yang bekerja keras di wilayah Kecamatan Penjaringan. Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Masjid Al‑Qohhar Pantai Mutiara, dengan penanggung jawab Habib Azis, (tautan tidak tersedia) dan H. Eko, sebagai wujud kepedulian terhadap para pengemudi ojek online yang setiap hari menjadi garda depan layanan transportasi masyarakat.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari Polsek Metro Penjaringan, antara lain :
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
– Wakapolsek Metro Penjaringan Kompol Tomb Pea Indra R.S, SH, MH
– Kanit Intelkam AKP Ali Asrol Sigalingging, SH
– Kasubnit Binpolmas IPTU Arief Widyantoro, SE, MH
– Kasubnit Intelkam IPDA Joko Wiyono, SH
– Kasi Humas IPTU Susanto, SH
– Kasubbsektor Pluit IPDA Taufik Amin, SH
– Kasubsektor Pluit Timur AIPTU M. Wahudin
Dari pihak Masjid Al‑Qohhar hadir Habib Azis, (tautan tidak tersedia), H. Eko, serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam program ini, panitia menyiapkan 500 paket sembako untuk para pengemudi ojek online. Penerima manfaat cukup menukarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya, kemudian mendapatkan beras seberat 2 kg dan uang tunai sebesar Rp 100.000. Program ini menjadi bentuk dukungan nyata kepada para pengemudi ojek online mengingat peran vital mereka dalam mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Penjaringan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran unsur Polsek Metro Penjaringan membantu memastikan acara berjalan lancar hingga selesai. Bakti sosial ini diharapkan dapat terus menjadi penguat hubungan antara masjid, masyarakat, dan para pengemudi ojek online, serta menjadi contoh kepedulian sosial yang berkesinambungan di tengah‑tengah komunitas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Al‑Qohhar menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan para pekerja informal yang selama ini berjuang keras di jalanan, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga keagamaan, aparat keamanan, dan masyarakat.(Lia Hambali)
































