Aceh Tenggara — agaranews.com, online// Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (1/12) turun langsung ke Bambel Baru, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, untuk meninjau kondisi banjir dan memastikan pelayanan terhadap para pengungsi berjalan optimal. Dalam kunjungan yang berlangsung intens dan penuh empati itu, Presiden didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bersama jajaran pejabat tinggi negara seperti Mensesneg, Seskab, Kepala BNPB, serta Bupati Aceh Tenggara.
Sejak helikopter kepresidenan mendarat, ratusan warga dan pengungsi menyambut kedatangan Presiden dengan antusias—sebuah momen yang mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap pemulihan pascabencana. Presiden Prabowo menyapa satu per satu warga, termasuk anak-anak yang berada di tenda pengungsian. Dengan suara tegas namun penuh ketulusan, Presiden menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa serta memastikan bahwa negara hadir dan bekerja cepat.
Di posko pengungsian, Presiden memeriksa langsung dapur umum, fasilitas kesehatan darurat, hingga kesiapan logistik yang disalurkan pemerintah. Ia menegaskan pentingnya memastikan kebutuhan dasar—mulai dari pangan, air bersih, perlengkapan keluarga, hingga layanan psikososial—terdistribusi tanpa hambatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kementerian Sosial sendiri telah menggelontorkan Rp7,03 miliar bantuan logistik dan bahan natura untuk wilayah Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, perlengkapan keluarga, kidsware, sandang, tenda gulung, hingga kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan para korban.
Tidak hanya itu, sebanyak 191 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) digerakkan penuh untuk memperkuat evakuasi, layanan dukungan psikososial, dan pelayanan pengungsian di lapangan. Kehadiran mereka menjadi tulang punggung dalam merespons kondisi darurat yang masih berlangsung di sejumlah titik.
Kunjungan Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat Aceh Tenggara tidak berjalan sendiri dalam menghadapi musibah ini. Negara hadir, bekerja, dan memastikan pemulihan berjalan secepat mungkin.
Sumber: BPMI Setpres
Ady Gegoyong


































