Kutacane ,agaranews.com, online – Momentum bersejarah tercipta hari ini di Tanoh Alas. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Presiden Republik Indonesia (RI-1) melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tenggara guna melihat dari dekat kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan dalam beberapa hari terakhir.
Kehadiran Presiden di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Sepakat Segenep ini disambut hangat oleh masyarakat, para tokoh adat, dan jajaran pemerintah daerah. Kunjungan tersebut bukan hanya bentuk kepedulian negara terhadap bencana yang terjadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa Aceh Tenggara memiliki posisi penting dalam peta nasional, terlebih di bawah kepemimpinan seorang putra terbaik Tanoh Alas.
Kabupaten Aceh Tenggara saat ini dipimpin oleh Bupati H. M. Salim Fakhry, SE., MM., sosok yang dikenal dekat dengan rakyat, cepat merespons keadaan darurat, dan terus bergerak di garda terdepan sejak detik pertama bencana melanda. Kehadiran RI-1 sekaligus menjadi pengakuan atas kerja keras pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat, mengevakuasi warga, serta memastikan bantuan tersalurkan secara tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden bersama Bupati Aceh Tenggara meninjau langsung lokasi banjir, memeriksa titik-titik kerusakan seperti jembatan putus, pemukiman terdampak, hingga pos-pos pengungsian yang masih dipadati warga. Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat yang kehilangan rumah, lahan pertanian, serta harta benda akibat terjangan air bah.
Bupati H. M. Salim Fakhry menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden terhadap warga Aceh Tenggara. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk percepatan pemulihan infrastruktur, pemulihan ekonomi warga, serta upaya mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
“Ini adalah sejarah bagi kita semua. Untuk pertama kalinya Presiden RI hadir di Aceh Tenggara, datang langsung melihat kondisi rakyat kami. Ini bukti bahwa negara hadir,” ujar Bupati Salim Fakhry dengan penuh haru.
Kunjungan RI-1 ini juga menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Tanoh Alas. Banyak warga mengaku terharu dan merasa lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat, terlebih di tengah situasi yang penuh duka akibat bencana.
“Brapo Pak Bupati!” ungkap warga dengan bangga, memuji kerja keras Bupati yang sejak awal berada di lapangan tanpa mengenal lelah.
Kunjungan Presiden ke Aceh Tenggara tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi momen yang mempererat hubungan pemerintah pusat dan daerah, serta menguatkan optimisme masyarakat untuk bangkit kembali.
Ady Gegoyong


































