Dairi, AgaraNews.com // Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Babinsa Koramil 03/Parongil, Kodim 0206/Dairi, Serma Tumpal Padang melakukan monitoring harga dan ketersediaan sembako di sejumlah kios pangan di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi ekonomi di tingkat masyarakat tetap aman dan kondusif pada periode libur panjang akhir tahun.
Dalam pengecekan tersebut, Serma Tumpal Padang berdialog dengan pemilik kios sembako, Bapak Saidi Sihombing, yang menyampaikan bahwa harga sejumlah komoditas pokok masih berada pada kategori normal. Untuk beras merek Kepiting, harga kemasan 10 kg dijual Rp150.000 dan 15 kg berada pada harga Rp215.000. Saidi menambahkan bahwa meski terdapat sedikit variasi harga pada beberapa komoditas, kondisi tersebut masih dipengaruhi kualitas barang, merek, serta pasokan dari pemasok lokal.
Adapun variasi harga pangan yang ditemukan antara lain beras medium berkisar Rp13.500–Rp14.000 per kg, gula pasir Rp18.000–Rp20.000 per kg, minyak goreng Rp17.000–Rp20.000 per liter, telur ayam Rp27.000–Rp90.000 per papan tergantung jenis, cabai Rp30.000–Rp60.000 per kg, serta bawang di kisaran Rp35.000 per kg. Saidi menjelaskan bahwa perbedaan harga antarpedagang merupakan hal yang lumrah, mengingat lokasi dan jalur distribusi di Kecamatan Silima Pungga-Pungga memiliki dinamika tersendiri. Data acuan harga banyak mengacu pada pusat perdagangan Sidikalang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Serma Tumpal Padang menegaskan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan. Ia juga mengajak pedagang untuk menjaga stabilitas harga serta menghimbau warga agar tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihak Koramil akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga kelancaran pasokan dan kestabilan harga pangan di wilayah tersebut. “Kami memastikan kondisi pangan tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menyambut Nataru dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya. Dengan adanya monitoring ini, diharapkan distribusi sembako tetap lancar dan masyarakat dapat menjalani aktivitas akhir tahun tanpa kekhawatiran terhadap gejolak harga kebutuhan pokok.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































