Gayo Lues — agaranews.com// Di tengah luka dan duka akibat banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues, uluran tangan datang dari Kabupaten Aceh Tenggara. Bupati Aceh Tenggara, H. Muhammad Salim Fakhry, S.E., M.M., bersama rombongan Forkopimda, hadir langsung menemui warga terdampak banjir di Kecamatan Putri Betung, membawa harapan di tengah keterbatasan.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan ke empat desa, yakni Desa Merpunge, Desa Telengat Sepakat, Desa Jeret Onom, dan kawasan Rumah Bundar. Kehadiran orang nomor satu di Aceh Tenggara itu bukan sekadar simbol pemerintahan, tetapi wujud nyata empati dan persaudaraan antar sesama masyarakat Aceh.
Sebanyak 700 zak beras, mi instan, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari dampak bencana. Di balik setiap karung beras dan paket bantuan, terselip doa serta harapan agar warga dapat bertahan dan kembali menata kehidupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Musibah ini bukan hanya duka bagi Gayo Lues, tetapi duka kita bersama sebagai saudara. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberi kekuatan bagi masyarakat yang terdampak,” tutur Bupati Salim Fakhry dengan nada penuh keprihatinan.
Warga menyambut bantuan tersebut dengan rasa haru. Di tengah kondisi yang serba terbatas, perhatian dan kepedulian dari pemerintah daerah lain menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka untuk terus bertahan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap semangat gotong royong dan kepedulian ini terus terjaga, menjadi pengingat bahwa di saat bencana melanda, Aceh selalu hadir untuk Aceh.
Semoga Allah SWT melindungi tanah Aceh, memulihkan luka-luka yang ada, dan mengembalikan kehidupan masyarakat seperti sediakala. Ady Gegoyong


































