Tanah Karo, AgaraNews.com //.Mahyudin, seorang perantau asal Perbaungan, Sumatera Utara, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Daniel Libertus Sipakkar dan Nelson Manik di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kejadian ini bermula saat Mahyudin, yang bekerja sebagai waiters di sebuah restoran, ditegur oleh pelaku.
“Apa kau lihat-lihat?” ujar Nelson, salah satu pelaku, tanpa alasan yang jelas. Mahyudin menjawab, “Ngk papa bng, kenapa abang marah-marah saya apa rupanya salah saya?” Namun, tanpa aba-aba, pelaku langsung menampar, memukul, dan membanting Mahyudin hingga terjatuh ke aspal, serta mencekiknya.
Rekaman CCTV di lokasi kejadian menunjukkan bahwa rekannya berusaha melerai, tapi dihalangi oleh pelaku. Kapolsek Tiga Panah, AKP Dedy Syahputra Ginting, S.H., menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius dan sudah ditangani dengan baik sesuai laporan korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mahyudin mengalami luka robek di kepala dan 8 jahitan di bagian pinggang, dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo.
“Saya cuma perantauan, kenapa saya dijahati orang? Saya minta kepada pihak kepolisian Republik Indonesia, Polres Tanah Karo, dalam hal ini Polsek Tigapanah, mohon kasus ini sesegera mungkin ditangani dan pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Mahyudin.(Donal)
































