Sabam Tanjung : Tari Zapin Kebaya Labuh BKOW Riau Bangkitkan Jati Diri Perempuan Melayu

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:08 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, AgaraNews.com // Sekretaris Umum DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, mengapresiasi langkah Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, yang menginisiasi gelar Tari Zapin massal dengan busana Kebaya Labuh Kekek melibatkan ribuan penari perempuan. Kegiatan budaya tersebut dinilai bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi sebuah gerakan kolektif pelestarian jati diri Melayu yang patut diapresiasi dan didorong masuk Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI)

“Ini bukan hanya soal jumlah penari, tetapi tentang pesan budaya, identitas, dan keteladanan perempuan Melayu. Kegiatan ini layak dicatat sebagai peristiwa budaya besar di Riau, bahkan nasional,” ujar Sabam Tanjung.

Apresiasi tersebut sejalan dengan visi yang disampaikan Ketua Umum BKOW Riau, Adrias Hariyanto, dalam bincang interaktif bertajuk “Bersatu Dalam Gerak Zapin, Lestarikan Budaya Melayu” di RRI Pro1 Pekanbaru, Rabu (7/1/2026). Dalam kesempatan itu, Adrias menegaskan bahwa budaya bukanlah sekadar warisan masa lalu, melainkan napas yang harus terus dihidupkan oleh generasi masa kini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Adrias, tari zapin merupakan ruh budaya Melayu Riau yang sarat nilai religius, kesantunan, dan kebersamaan. Berangkat dari antusiasme kaum perempuan, khususnya para ibu yang aktif menarikan zapin, BKOW Riau bersama 40 organisasi perempuan dan puluhan tokoh wanita menggagas sebuah perhelatan besar yang akan digelar pada 11 Januari 2026.

“Melihat semangat kaum ibu di Riau dalam menarikan zapin, hati kami tergerak untuk menyatukan langkah ini dalam satu panggung besar,” ungkap Adrias.

Pemilihan Zapin Bismillah sebagai tarian utama bukan tanpa alasan. Tarian ini mencerminkan karakter masyarakat Riau yang lekat dengan nilai keislaman. Sementara Kebaya Labuh Kekek dipilih sebagai busana utama karena mengandung filosofi mendalam tentang martabat dan kesantunan perempuan Melayu.

“Kami ingin melestarikan budaya Melayu agar tidak hilang ditelan masa. Kebaya Labuh Kekek adalah simbol kecantikan yang santun, menutup aurat, tidak membentuk tubuh, dan sejalan dengan syariat Islam. Inilah jati diri perempuan Melayu,” tegas Adrias Hariyanto.

Ketua Perempuan LAM Riau sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Dinawati, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan sejak Oktober 2025 melalui rapat pleno lintas organisasi. Latihan rutin digelar dua kali seminggu di Halaman Helipad Kediaman Gubernur Riau, dengan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai latar belakang.

“Insyaallah, Minggu ini kami akan melakukan aksi puncak di sepanjang Jalan Gajah Mada Pekanbaru, bertepatan dengan Car Free Day. Ini menjadi ruang publik bagi perempuan Melayu untuk menampilkan budaya dengan penuh kebanggaan,” ujar Dinawati.

Tari Zapin dengan busana Kebaya Labuh Kekek ini memadukan gerak khas seperti Alif, Siku Keluang, dan Anak Ayam dalam harmoni yang indah. Sebuah pertunjukan yang bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menyampaikan pesan tentang adat, agama, dan kegembiraan kolektif.

Sabam Tanjung menilai, inisiatif BKOW Riau ini merupakan contoh konkret peran perempuan dalam menjaga dan menghidupkan budaya lokal. “Ketika budaya dihidupkan oleh perempuan, maka nilai-nilai itu akan diwariskan dengan kuat kepada generasi berikutnya. Inilah kekuatan sejati gerakan budaya,” tutupnya.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis TNI: Babinsa Koramil 07/Salak Pilih Cara Sederhana untuk Dekat dengan Rakyat
Progres Nyata, Pembukaan Jalan Baru Sepanjang 2 Kilometer oleh Satgas TMMD Ke 128 Tahun 2026
TMMD Ke 128 Tahun 2026 Kebut Pembangunan MCK Musholla Dadok
Penuh Semangat dan Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke-128 Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan RTLH Milik Ibu Leni Marlina
TMMD Ke 128 Lanjutkan Sasaran Pengerjaan Pembangunan RTLH
Fokus Sasaran Fisik, TMMD Ke 128 Kebut Pembangunan RTLH
TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Bangun Sumur Bor, Wujud Nyata Kemanfaatan untuk Warga
TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:21 WIB

Sentuhan Humanis TNI: Babinsa Koramil 07/Salak Pilih Cara Sederhana untuk Dekat dengan Rakyat

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:19 WIB

Progres Nyata, Pembukaan Jalan Baru Sepanjang 2 Kilometer oleh Satgas TMMD Ke 128 Tahun 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:14 WIB

TMMD Ke 128 Tahun 2026 Kebut Pembangunan MCK Musholla Dadok

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:12 WIB

Penuh Semangat dan Manunggal Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke-128 Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan RTLH Milik Ibu Leni Marlina

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:10 WIB

TMMD Ke 128 Lanjutkan Sasaran Pengerjaan Pembangunan RTLH

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:05 WIB

TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Bangun Sumur Bor, Wujud Nyata Kemanfaatan untuk Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:17 WIB

TMMD 128 Hadirkan Dampak Sosial: Rumah Warga Jadi Ruang Kebersamaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WIB

Dapur yang Mendadak Sibuk: Rezeki Nomplok di Balik TMMD 128

Berita Terbaru

HEADLINE

TMMD Ke 128 Tahun 2026 Kebut Pembangunan MCK Musholla Dadok

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:14 WIB

HEADLINE

TMMD Ke 128 Lanjutkan Sasaran Pengerjaan Pembangunan RTLH

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:10 WIB