Dairi, AgaraNews .com // Desa Tigalingga kembali menjadi saksi kehadiran aparat teritorial yang menyatu dengan denyut nadi masyarakat. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serda Parlindungan, melaksanakan kunjungan ke kilang padi milik Masliadi Tarigan di Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi merupakan langkah nyata TNI AD dalam memastikan ketersediaan bahan pangan dan menjaga stabilitas harga beras di tingkat petani serta masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Serda Parlindungan melakukan pemeriksaan terhadap kualitas gabah dan beras hasil gilingan, serta memantau harga jual di tingkat petani dan konsumen. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan produksi beras rakyat tetap berjalan optimal. Babinsa menegaskan bahwa pemantauan rutin ke kilang padi warga akan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi pangan dan mencegah gejolak harga di pasar lokal.
Tak hanya sebatas pengawasan, kunjungan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos). Melalui dialog hangat dan suasana kekeluargaan, Serda Parlindungan menggali berbagai kendala yang dihadapi pemilik kilang dan petani sekitar, mulai dari ketersediaan gabah, biaya operasional, hingga tantangan cuaca. “Kegiatan ini penting untuk mendengar langsung suara masyarakat, karena dari sinilah kami bisa mengetahui persoalan nyata di lapangan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemilik kilang padi, Masliadi Tarigan, menyampaikan bahwa kilang miliknya mampu menggiling hingga 15 karung besar per hari. Untuk biaya penggilingan, warga dikenakan tarif Rp30.000 per goni berkapasitas 50 kilogram. Sementara itu, harga beras hasil gilingan saat ini dijual sebesar Rp18.000 per kilogram. Ia berharap produksi tetap stabil dan petani terus mendapatkan hasil panen yang baik demi memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Terpisah, Danramil 04/Tigalingga, Kapten Inf Binton Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan Babinsa jajarannya. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami akan terus mendorong para pelaku usaha penggilingan padi agar meningkatkan produksi dengan tetap menjaga kualitas. Kolaborasi antara TNI, petani, dan pelaku usaha pangan adalah kunci terciptanya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. ( Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































