Aceh Utara, AgaraNews .com // Sinergi antara TNI dan BUMN terus diperkuat dalam percepatan pemulihan pascabanjir di Dusun Bukit Sintang, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Koramil 29/Langkahan bersama tim dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT PP (Persero) mulai mendirikan kerangka baja ringan secara bertahap untuk pembangunan rumah Hunian Sementara (Huntara). Di tengah kondisi lahan yang masih berlumpur, para pekerja tampak berjibaku merakit struktur bangunan demi memastikan warga terdampak segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.
Babinsa Koramil 29/Langkahan, Sertu Syamsuddin, yang mendampingi langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Huntara didukung pengerahan alat berat guna mempercepat penyiapan lahan. “Kami terus mengawal progres pembangunan Huntara yang merupakan hasil kolaborasi PT Waskita Karya dan PT PP. Saat ini dua unit alat berat jenis Beko PC 200 telah dikerahkan untuk pembersihan dan perataan lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga hari ini, progres pembangunan rangka baja ringan telah mencapai sekitar 10 persen. Kami berkomitmen mempercepat pengerjaan agar warga korban banjir bandang di Dusun Bukit Sintang segera dapat menempati hunian ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi QSHE PT Waskita Karya, Ali Wardana Hasibuan, perwakilan PT PP Dono, serta perangkat Desa Tanjung Dalam guna memastikan standar keselamatan dan kualitas bangunan tetap terjaga.
Sebanyak 14 personel tim Waskita bekerja bahu-membahu bersama TNI di lapangan, mencerminkan keseriusan seluruh pihak dalam penanganan krisis hunian pascabencana.
Dengan dimulainya pembangunan tahap awal ini, diharapkan Huntara dapat selesai sesuai jadwal sebagai solusi cepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.(Lia Hambali)


































