Alarm Keras bagi Lingkungan dan Kesiapsiagaan Kita

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Opini, AgaraNews. Com // Banjir yang terjadi di Aceh saat ini menjadi peristiwa yang sangat memprihatinkan. Ribuan warga terdampak, rumah terendam, aktivitas ekonomi lumpuh, dan sebagian masyarakat terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menyisakan duka dan trauma bagi masyarakat Aceh.

Menurut saya, banjir yang terus berulang di Aceh tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai bencana alam semata. Curah hujan tinggi memang menjadi pemicu utama, namun kerusakan lingkungan, pendangkalan sungai, berkurangnya kawasan hutan, serta sistem drainase yang kurang memadai turut memperparah kondisi. Ketika alam tidak lagi mampu menampung air, masyarakatlah yang akhirnya menanggung akibatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah dan pusat telah berupaya melakukan penanganan darurat melalui evakuasi, bantuan logistik, dan penyediaan tempat pengungsian. Namun, bencana ini menunjukkan bahwa langkah pencegahan dan mitigasi masih perlu ditingkatkan. Normalisasi sungai, perbaikan tata ruang, serta pengawasan terhadap perusakan lingkungan harus menjadi perhatian serius agar banjir tidak terus terulang setiap tahun.

Saya berpendapat bahwa banjir di Aceh seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak. Masyarakat perlu lebih peduli terhadap lingkungan, sementara pemerintah harus lebih tegas dalam kebijakan pengelolaan alam dan kesiapsiagaan bencana. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Aceh dapat menjadi daerah yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana di masa depan.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Membaca Arah Baru : Dinas Ketenagakerjaan Sebagai Politik Keberpihakan pada Buruh
Rehab Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan, Babinsa Turun Cek Lapangan
Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta
Jaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Banyudono Rutin Gelar Patroli Malam di Alun-alun Pengging
Mewakili Kapolres Sergai, Kasi Humas Hadiri Kegiatan Dalam Rangka Acara Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-1 Media Online Arkamedia.id
Peringati May Day 2026, Pemkab dan DPRD Karo Terima Aspirasi Buruh: Siap Kaji Pansus dan Solusi Strategis Ketenagakerjaan
Pemkab Karo Peringati Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas”
Diminta Kejaksaan Aceh Tenggara Secepatnya Usut Pengelolaan Dana Bos SD Negeri Muara Situlen Tahun 2024-2025, Serta Memanggil Mantan Kepseknya

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:06 WIB

Membaca Arah Baru : Dinas Ketenagakerjaan Sebagai Politik Keberpihakan pada Buruh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:58 WIB

Rehab Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan, Babinsa Turun Cek Lapangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:54 WIB

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:43 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Banyudono Rutin Gelar Patroli Malam di Alun-alun Pengging

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:38 WIB

Mewakili Kapolres Sergai, Kasi Humas Hadiri Kegiatan Dalam Rangka Acara Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-1 Media Online Arkamedia.id

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pemkab Karo Peringati Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas”

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:46 WIB

Diminta Kejaksaan Aceh Tenggara Secepatnya Usut Pengelolaan Dana Bos SD Negeri Muara Situlen Tahun 2024-2025, Serta Memanggil Mantan Kepseknya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:20 WIB

Bentuk Generasi Emas 2045, Kodim 0205/Tanah Karo Gelar K Kri Gelombang VI Libatkan 100 Pelajar SMA

Berita Terbaru