PDIP Soroti Otoritarian Populis hingga Krisis Hukum, Inilah 8 Tantangan Nasional

Avatar

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 19:59 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA : PDI Perjuangan secara resmi membacakan naskah Rekomendasi Eksternal dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Mewakili Partai, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh Jamaluddin Idham memaparkan landasan politik partai yang kini berfokus pada upaya menjawab berbagai persoalan fundamental bangsa melalui identifikasi delapan tantangan utama yang tengah dihadapi Indonesia.

Jamaluddin menegaskan bahwa sikap politik PDI Perjuangan berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945, di mana politik dipandu oleh ide, imajinasi, etika, serta cita-cita Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Raya yang diamanahkan oleh Bung Karno dan para pendiri republik, PDI Perjuangan menempatkan etika-moral, keteladanan, dan kebenaran hakiki sebagai pandu perjuangan politik. Kebenaran itu adalah kebenaran ideologis Pancasila; kebenaran konstitusional berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta kebenaran etika yang berpihak kepada Rakyat,” kata Jamaluddin saat membacakan rekomendasi Rakernas, Senin (12/1/2026).

Jamaluddin kemudian menjelaskan bahwa PDI Perjuangan menyadari tantangan masa depan tidak mudah karena setidaknya ada delapan tantangan utama yang saling berkelindan.

Tantangan tersebut diawali dengan krisis keteladanan bernegara akibat penyelewengan etika dan tata perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta bencana dan malapetaka ekologis sebagai dampak dari kesalahan kebijakan tata ruang, konversi hutan yang tidak terkendali, hingga industrialisasi ekonomi ekstraktif.

Tantangan berikutnya yang disoroti adalah robohnya supremasi hukum yang mengakibatkan hukum kehilangan ruh kemanusiaan yang beradab, serta persoalan ekonomi sistemik yang mencakup keterbatasan fiskal, penumpukan hutang luar negeri, korupsi, hingga de-industrialisasi yang memicu pengangguran dan kemiskinan.

PDI Perjuangan juga memberikan catatan keras terhadap bekerjanya otoritarian populis yang membungkam suara kritis, mengabaikan mekanisme check and balances, serta melakukan penyalahgunaan kekuasaan negara atau abuse of power.

Lebih lanjut, Jamaluddin menyebutkan adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.

Sebagai poin terakhir, tantangan datang dari pertarungan geopolitik global yang membangkitkan kembali neo-otoritarianisme dan neo-imperialisme.

Seluruh persoalan ini dijawab melalui tema Rakernas “Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya”, yang menekankan keyakinan bahwa kebenaran pasti menang. ( * )

Berita Terkait

Danyon Brimob Kompol Usman Ajak Masyarakat Saksikan Green Fainal Turnamen Gelayang Tunang
Ketum IWO Indonesia Beri Ucapan Selamat atas Pelantikan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030
Ketum AKPERSI Desak Presiden Prabowo Bertindak Cepat Hadapi Ancaman Judi Online Nasional
Raja Sayang Wabup Nagan Raya Sambut Kunker Wali Kota Banda Aceh Dan Salurkan Bantuan Sosial Untuk Warga Beutong
PWI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusian dari PWI Jatim dan Malang Raya
Jum’at Bersih : Diawal Tahun 2026 Personel Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah,M.M. Turun Ke Bener Meriah Tinjau Pembersihan Gorong-Gorong Tersumbat
Aksi Kemanusiaan: DPW GR Aceh Gandeng Mahasiswa Salurkan Bantuan Sosial Untuk Korban Banjr Di Bireun

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:17 WIB

Komandan Kodaeral XIV Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:14 WIB

Pengorbanan Tak Terhingga : Kisah TNI AD di Tengah Bencana

Senin, 2 Februari 2026 - 23:34 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 23:07 WIB

Dendam Uang Asuransi : Kakak Bunuh Adik Kandung, Sat Reskrim Polres Tanah Karo Ungkap Otak dan Eksekutor Pembunuhan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:08 WIB

Pemkab Karo Tunggu Arahan Kemendagri, Proses Pemberhentian Kades Pengambatan Tertunda : Masyarakat Diminta Bersabar,..!!!

Senin, 2 Februari 2026 - 22:00 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dinilai Sangat Peduli Pendidikan, Impakbhar Lhokseumawe Ajak Pelajar Raih Masas Depan Lewat Perguruan Tinggi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:50 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri Karo Bersama Forkompinda Karo Hadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Sentul International Convention Center

Senin, 2 Februari 2026 - 21:35 WIB

Pimpin Apel Gabungan, Sekdakab Karo Tekankan Empat Poin Strategis : KLA, Realisasi Anggaran, Peningkatan PAD Serta Pengawasan dan Penggunaan Barang Milik Daerah

Berita Terbaru

HEADLINE

Pengorbanan Tak Terhingga : Kisah TNI AD di Tengah Bencana

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:14 WIB