Kepsek SMPN 1 Idanogawo Diminta Rinci Dana BOS Rp 870 Juta, Bukan Tantang APH Menelusuri

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:31 WIB

50593 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nias.Agaranews.com // Kepala SMP Negeri 1 Idanogawo menjadi sorotan publik setelah pernyataannya terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp 870 juta menuai polemik. Sejumlah pihak menilai, alih-alih menantang aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri dana tersebut, pihak sekolah seharusnya terlebih dahulu memaparkan rincian penggunaan anggaran secara terbuka.

Darwis Zendrato , tokoh masyarakat Kabupaten Nias saat diwawancarai Wartawan, Selasa (20/1/2026) menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan. Dia menyebut Dana BOS merupakan uang negara yang bersumber dari pajak masyarakat, sehingga penggunaannya wajib diketahui publik, khususnya orang tua siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Darwis, laporan penggunaan Dana BOS tidak cukup hanya disampaikan secara administratif ke instansi terkait, tetapi juga perlu dijelaskan secara rinci kepada masyarakat. Mulai dari belanja operasional sekolah, pengadaan sarana prasarana, hingga honor kegiatan penunjang pendidikan, semuanya dinilai perlu dipaparkan agar tidak menimbulkan kecurigaan.

“Kalau memang tidak ada yang disembunyikan, seharusnya kepsek dengan mudah menjelaskan rincian penggunaan Dana BOS Rp 870 juta itu. Bukan justru melempar pernyataan yang terkesan menantang APH,” ujar Zendrato.

Di sisi lain, pernyataan menantang APH dinilai berpotensi memperkeruh suasana dan memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Padahal, keterbukaan informasi dinilai sebagai langkah paling elegan untuk meredam isu sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pihak sekolah.

Fasanurleni, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Idanogawo saat diwawancarai mengatakan, ” Sudah terlaksana, kalau soal rinciannya saya tidak ingat,” tutur Leny.(Tim)

Berita Terkait

Percepatan Pembagunan Jembatan Aramco TNI terus bersinergi dengan masyarakat
Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional
Babinsa Koramil 02/Seunagan Bantu Petani Panen Cabai Rawit Di Desa Binaan
Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan
Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan
Pererat Silaturahmi, Babinsa Lakukan Komsos dengan Tokoh Pemuda
Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak
TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Percepatan Pembagunan Jembatan Aramco TNI terus bersinergi dengan masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 12:21 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Bantu Petani Panen Cabai Rawit Di Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:16 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:11 WIB

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:05 WIB

Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak

Sabtu, 18 April 2026 - 10:11 WIB

TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:08 WIB

Babinsa Jalin Komsos Ke Desa Bantu Warga Kupas Coklat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:21 WIB

ACEH TENGGARA

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:11 WIB