Aceh Utara – AgaraNews.com// Upaya penyediaan tempat tinggal bagi warga terdampak banjir di Desa Alue Krak Kayee, Kecamatan Langkahan, kini memasuki tahap penentuan lokasi. Anggota Koramil 29/Lkh, Kopda M. Rizal, turun langsung mendampingi tim teknis dalam melakukan pengukuran lahan yang akan dijadikan area pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan area sebelum alat berat dan material bangunan diturunkan ke lokasi. Selasa (20/1/2026).
Tim survei dari PT. Ady Dwi Putra dan PT. Erfloq melakukan pengukuran mendetail kordinator lot 5.009036 log 97.489338 pada lahan seluas 65m x 86m untuk memetakan tata letak hunian secara tepat. Penentuan titik koordinat dilakukan dengan cermat agar pemanfaatan ruang di area tersebut maksimal, sehingga 60 unit huntara yang direncanakan dapat terbangun dengan susunan yang rapi dan memudahkan akses mobilitas warga di lingkungan pemukiman baru tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran perangkat desa dan Keuchik Alue Krak Kayee di lapangan menunjukkan dukungan penuh masyarakat terhadap proyek pemulihan ini. Bersama Babinsa, tim survei menyisir batas-batas tanah dan melakukan penarikan meteran guna menghindari kekeliruan batas wilayah, sehingga proses administrasi lahan dapat selesai dengan cepat tanpa ada kendala sosial dari warga sekitar.
“Pendampingan ini kami lakukan agar titik lokasi pembuatan Huntara di Desa Alue Krak Kayee benar-benar akurat sehingga pembangunan bisa segera dikerjakan demi kepentingan masyarakat,” ujar Kopda M. Rizal di sela-sela peninjauan. Seluruh rangkaian kegiatan survei lahan tersebut berakhir dalam keadaan aman dan lancar, memberikan kepastian bagi dimulainya tahap konstruksi hunian bagi warga Langkahan. (Lia Hambali)

































