Akses Jalan Nyaris Terputus,  Aktivitas PETI Milik Inal Supit, Ancam Keselamatan Warga Moreah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 20:31 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra,Sulut. Agaranews.com // Jalan utama menuju Desa Moreah, Kecamatan Ratatotok, kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, terancam putus. Kondisi hal ini diduga kuat akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Alason, Ratatotok, yang disinyalir melibatkan seorang pria bernama Inal Supit. Temuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan langsung tim investigasi lapangan serta laporan masyarakat setempat yang terpercaya.

Kerusakan infrastruktur terjadi seiring pembukaan lahan dan penggalian tanah secara masif di kawasan tersebut. Badan jalan tampak tergerus, sementara kontur tanah di sekitarnya semakin tidak labil sehingga situasi yang memicu kekhawatiran serius akan potensi banjir bandang dan longsor seperti yang terjadi di 3 provinsi Sumatera, terlebih di tengah curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Utara belakangan ini.

Sejumlah tetua kampung Desa Moreah, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keselamatan, mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan tersebut dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dan telah menimbulkan dampak lingkungan yang  signifikan dan mengancam Nyawa manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanah digali besar-besaran memakai alat. Air mulai berubah, kami khawatir, kalau hujan besar turun, kampung bisa kena bencana alam yang Dahsyat,” ujar salah satu tetua kampung.

Sorotan tajam juga datang dari pemerhati lingkungan yang juga meminta namanya disamarkan. Ia menegaskan bahwa praktik PETI merupakan pelanggaran serius terhadap hukum nasional.

“Ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. PETI tidak memberikan kontribusi apa pun bagi Negara Republik ini, tetapi dampak kerusakan dan bencananya justru ditanggung oleh masyarakat (Rakyat) dan pemerintah,” tegasnya

Menurutnya, selain merusak lingkungan, aktivitas tambang ilegal juga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan mengancam keselamatan Rakyat yang bermukim di sekitar lokasi tambang apa lagi sungai di Desa Moreah sering meluap

“Jika ini dibiarkan, saat bencana terjadi negara kembali dipaksa mengeluarkan anggaran besar untuk penanganan bencana Alam kedepan. Penegakan hukum tidak boleh kalah oleh aktivitas ilegal,”

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Polda Sulawesi Utara dan aparat penegak hukum terkait untuk segera turun ke lokasi, menghentikan seluruh aktivitas PETI, serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang diduga terlibat maupun dari aparat penegak hukum terkait tindak lanjut atas temuan dan laporan masyarakat tersebut.”     (Tim-JS)

Berita Terkait

Resmi Ditutup, Korps Kadet Republik Indonesia Kodim 0205/Tanah Karo : Peserta Diminta Bawa Ilmu Bela Negara untuk Masa Depan
Polisi Ungkap Peredaran Obat Berbahaya Tanpa Izin diwilayah Tanjung Priok, Satu Pelaku Diamankan
Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Rakyat, Babinsa Bantu Warga Panen Buah Pepaya
Peran Aktif Babinsa Joyotakan Dalam Pengolahan Bank Sampah
Penuh Khidmat dan Makna, Malam Api Unggun Korps Kadet Republik Indonesia Kodim 0205/Tanah Karo Kobarkan Semangat Bela Negara
Hardiknas 2026, Bupati Deli Serdang Paparkan Kondisi Pendidikan dan Langkah Pembenahan
Respons Cepat Call Center 110, Polres Tebingtinggi Tangani Kecelakaan Di Tol Batu Bara–Tebingtinggi
Air Bersih Tiba di Desa Pasar Rawa: TMMD 128 Gebang Berhasil Pasang Tandon

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:41 WIB

Resmi Ditutup, Korps Kadet Republik Indonesia Kodim 0205/Tanah Karo : Peserta Diminta Bawa Ilmu Bela Negara untuk Masa Depan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:33 WIB

Polisi Ungkap Peredaran Obat Berbahaya Tanpa Izin diwilayah Tanjung Priok, Satu Pelaku Diamankan

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:51 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Rakyat, Babinsa Bantu Warga Panen Buah Pepaya

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:03 WIB

Peran Aktif Babinsa Joyotakan Dalam Pengolahan Bank Sampah

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:56 WIB

Penuh Khidmat dan Makna, Malam Api Unggun Korps Kadet Republik Indonesia Kodim 0205/Tanah Karo Kobarkan Semangat Bela Negara

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:43 WIB

Respons Cepat Call Center 110, Polres Tebingtinggi Tangani Kecelakaan Di Tol Batu Bara–Tebingtinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:39 WIB

Air Bersih Tiba di Desa Pasar Rawa: TMMD 128 Gebang Berhasil Pasang Tandon

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:34 WIB

Tandon Air Berdiri,Warga Mulai Manfaatkan Air TMMD 128 Gebang

Berita Terbaru

HEADLINE

Peran Aktif Babinsa Joyotakan Dalam Pengolahan Bank Sampah

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:03 WIB