Aceh Utara, AgaraNews.com // Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Malikussaleh (Unimal) menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Bersih Pasca Banjir di desa Keude Kreung Geukeuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at 23 Januari 2026 Pembersihan ini di fokuskan pada area selokan yang terdapat sampah dan lumpur sisa dari banjir kegiatan ini di lakukan di sekitaran desa Keude Kreung Geukeuh. Aksi Jum’at bersih ini di koordinasikan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Aflia Riski, S.I.A.N., M.A.P
Ibu Aflia Riski, S.I.A.N., M.A.P selaku DPL KKN Kelompok 29 Menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan program akademik tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya di keadaan sekarang usai menghadapi bencana banjir beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mahasiswa terjun langsung ke lapangan dan ikut serta dalam membantu masyarakat begitu melihat kondisi masyarakat pasca banjir. Ini adalah bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran masyarakat dapat meringankan beban masyarakat di Desa Keude Kreung Geukeuh dalam memulihkan kondisi yang ada pada saat ini
Kegiatan ini di ikutin oleh 25 mahasiswa yang ada dalam kelompok KKN 29. Aziz Sandy Sirait selaku ketua dari kelompok KKN 29 dan Velix Sihotang selaku Koordinasi Lapangan pada kelompok ini. Keterlibatan mereka ini memberikan semangat tambahan bagi rekan-rekan mahasiswa dalam bergotong royong. ” kerja sama dan menjalankan kegiatan dengan semangat, ikhlas dan kepedulian terhadap masyarakat adalah kunci utama dalam melakukan kegiatan gotong royong Jum’at Bersih”
Respon Masyarakat
Hasil dari kami melakukan wawancara kepada 6 masyarakat yang ada di desa Keude Kreung Geukuh menyambut baik kegiatan ini, mereka berterimakasih atas kegiatan mahasiswa KKN Kelompok 29 dan berharap masyarakat dapat mempertahankan kebersihan di desa mereka agar desa tersebut tetap bersih, nyaman, layak huni dan terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh sampah yang ada di selokan.
Kegiatan ini di harapkan dapat mempererat hubungan antara akademisi Universitas Malikussaleh dengan masyarakat lokal khususnya masyarakat yang ada di desa Keude Kreung Geukeuh serta menimbulkan jiwa empati dan kepemimpinan bagi mahasiswa yang terlibat.(Lia Hambali)


































