Sidikalang, Agara News.com // Setelah SMK HKBP Sidikalang terkena keracunan makanan yang diduga dari Makanan Bergizi Gratis, hari ini Rabu, 11/02/2026 Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Arina Sidikalang Kabupaten Dairi pun turut ikut jadi korban keracunan makanan Massal di karenakan mengkonsumsi MBG.
Menurut informasi yang beredar di tengah masyarakat, bahwa penyuplai / penyedia MBG yang bermasalah itu di duga dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) Palapa Sidikalang. Atas kejadian itu warga Dairi resah atas kejadian ini yang menimpa para Siswa/i kedua Yayasan itu, iya itu SMK HKBP dan SMK Arina Sidikalang dan kejadiannya hanya beda hari. Bagaimana tidak? Bagaimana kalau sempat terjadi korban sangat fatal sekali ( meninggal )? Tentunya persoalan ini bisa menyebabkan polemik sangat besar di Dairi secara khusus di kota Sidikalang, untuk itu, publik berharap kepada Presiden RI Prabowo Subianto harus cepat tanggap mengatasi masalah yang ada di Dairi saat ini, karna MBG program Beliau, jadi yang bertanggung jawab ya Prabowo Subianto. Karna kejadian keracunan makanan terhadap Ssiwa/i di Sidikalang yang bersumber dari MBG di Dairi telah terjadi kali kedua dengan Sekolah yang berbeda.
Atas kejadian tersebut diatas, tentu publik bertanya juga kepada, apakah Bagian Gizi Nasional ( BGN ) tidak melakukan pengawasan standarisasi di SPPG Palapa Sidikalang? Baik dalam pengolahan bahan, mau pun memeriksa bahan makanan yang akan digunakan? Kemudian Peran Badan Pengawasan Obat dan Makanan dimana ( BPOM )? Kenapa publik bertanya seperti itu? Karna kejadian keracunan makanan massal telah terjadi kali kedua di Sidikalang! Atau apakah kita menunggu korban berikutnya lagi…..??
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas kejadian keracunan massal yang terjadi hingga ratusan orang di SMK Swasta Arina itu, mahu pun di SMK HKBP ini, tentu membuat publik semakin terpukul dan takut mengkonsumsi dari MBG nantinya, dan dapat membuat para generasi bangsa ini menjadi trauma yang sangat mendalam di kemudian hari, jadi bukan mencerdaskan anak bangsa, tapi membunuh anak bangsa. ( JB / Kabiro Agara News.com Dairi dan Pakpak Bharat )
—-110226—-


































