Tanah Karo, AgaraNews.com // Hari kelima pasca Perayaan Hari Raya Idul Fitri, beberapa SPBU di wilayah Tanah Karo, Sumatera Utara, masih mengalami kekosongan BBM.
Dari hasil pantauan awak media ini di sepanjang jalan dari Kabanjahe menuju Kecamatan Merek pada Kamis 26/3/2026 kemaren SPBU Laudah, SPBU Mulawari, dan SPBU Dokan dari pagi hingga sore hari pasokan minyak terlihat kosong, inilah beberapa contoh SPBU yang terdampak.
Padahal, arus pengunjung menuju wisata Tongging masih cukup padat, membuat pengendara yang kehabisan BBM harus mencari alternatif di pengecer botolan atau Pertamini yang berjejer di sepanjang jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelangkaan BBM ini menimbulkan pertanyaan besar, di manakah pasokan BBM ini nyangkut? Pertamini dan pedagang eceran yang banyak di sepanjang jalan seolah menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat, namun tidak menjawab pertanyaan tentang sumber pasokan BBM yang sebenarnya.
Apakah ada permainan di balik kelangkaan ini? Apakah ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi? Pertanyaan-pertanyaan ini masih belum terjawab, namun yang pasti, masyarakat Tanah Karo masih harus berjuang untuk mendapatkan BBM.
Pemerintah Kabupaten Karo dan Pertamina harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan ini dan memastikan pasokan BBM yang stabil bagi masyarakat. Sementara itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan tidak panik, serta mencari informasi yang akurat tentang ketersediaan BBM.
Kita tunggu langkah konkret dari Pemerintah Karo dan Pertamina untuk menyelesaikan masalah ini. Semoga masyarakat Tanah Karo dapat segera menikmati ketersediaan BBM yang memadai dan tidak lagi harus berjuang untuk mendapatkan bahan bakar.
Padahal pihak Pertamina telah menyatakan bahwa pasokan BBM di Karo aman dan mencukupi, namun masih belum jelas apa yang menyebabkan kelangkaan di beberapa SPBU. Pemerintah dan Pertamina diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas dan transparan kepada masyarakat.(Lia Hambali)






























