Tanah Pinem, Agara News.com // Ketika tim awak media ini menyambangi kantor Pemerintahan Desa Mangan Molih kecamatan Tanah Pinem kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, ada informasi dari masyarakat yang di terima tim awak media ini terkait kegiatan Desa mangan molih ada fiktif / tidak terlaksana, namun dalam Surat Pertanggung jawaban ( SPJ ) di cantumkan seolah-olah kegiatan tersebut dilaksanakan.
Menurut sumber tersebut menuturkan, kegiatan yang diduga fiktif itu adalah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Tehnologi Tepat Guna ( TTG ). Kalau pun dilaksanakan, dimana? Kapan? Siapa pesertanya? Dan nara sumbernya siapa? Padahal dana tersebut cukup besar, ungkap sumber itu menambahkan dengan nada kecewa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tambah warga lagi, pak kepala kami ( mangan molih ) juga jarang masuk kantor, kalau pun masuk paling sekali dalam seminggu pungkasnya.
Untuk menyajikan berita berimbang, awak media mencoba menghubungi Kepala Desa mangan molih untuk mengklarifikasi terkait kegiatan diduga fiktif tersebut, namun oknum Kepala desa dimaksud diduga memblokir nmr kontak awak media ini.
Terkait itu publik bertanya, kenapa bisa lolos vrevikasi pengespejean penggunaan Dana Desa Mangan Molih? Ada apa itu..?
Untuk itu publik berharap kepada Aparat Penegak Hukum ( APH ) supaya memeriksa Oknum kepala Desa Mangan Molih dan oknum-oknum yang terlibat dalam kegiatan Siosialisasi Fiktif itu karena kuat dugaan ada indikasi korupsi di dalamnya. ( JB / Kabiro Agara News.com Dairi )
—-090426—-
































