Kantor Desa Ketawaren Juhar Mirip ‘Rumah Hantu’, Pejabat Bungkam Saat Dikonfirmasi

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 20:35 WIB

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Karo – Senin 13/4/2026, AgaraNews.com // Kantor Desa Ketawaren, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi sorotan tajam karena kondisinya yang memprihatinkan. Bangunan kantor yang terbengkalai, dipenuhi semak belukar, dan sepi dari aktivitas pemerintahan, membuat warga setempat merasa tidak puas.

Akses menuju kantor desa hampir tertutup total oleh rumput liar yang menjulang tinggi, dan bangunan kayu yang mulai melapuk, papan nama yang rusak, serta bendera Merah Putih yang dibiarkan melilit kusam pada tiang bambu, menjadi bukti nyata pengabaian aset negara di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat awak media mencoba meminta klarifikasi terkait terbengkalainya kantor desa dan minimnya kehadiran perangkat desa di jam kerja, pihak-pihak terkait justru menunjukkan sikap tidak kooperatif. Camat Juhar, Edy Soneta Sebayang, dan Kepala Desa Ketawaren, Nopitarius Ginting, terkesan kompak bungkam.Sikap diam seribu bahasa dari kedua pejabat ini menimbulkan spekulasi negatif di tengah masyarakat. Sebagai pemangku kebijakan di tingkat kecamatan dan desa, bungkamnya Edy Soneta Sebayang dan Nopitarius Ginting dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap transparansi publik dan tanggung jawab manajerial.

Masyarakat kini mendesak Bupati Karo dan Inspektorat Kabupaten Karo untuk segera memanggil Camat Juhar dan Kades Ketawaren guna memberikan penjelasan transparan terkait kondisi yang memalukan ini.

“Jika kantornya saja sudah seperti hutan dan tidak ada orang, bagaimana warga mau mengurus surat-surat? Yang lebih mengecewakan, ketika dikonfirmasi, pejabatnya malah menghindar. Ini ada apa?” ujar salah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi.

Kondisi kantor desa yang tidak terawat ini berbanding terbalik dengan amanat undang-undang terkait pengelolaan Dana Desa yang seharusnya mencakup pemeliharaan sarana dan prasarana kantor.

Harapan warga, pelayanan publik tidak boleh mati hanya karena kelalaian oknum pejabat yang enggan bekerja dan enggan bersuara.(Rianto Ginting)

Berita Terkait

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan
Pererat Silaturahmi, Babinsa Lakukan Komsos dengan Tokoh Pemuda
Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak
TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan
Babinsa Jalin Komsos Ke Desa Bantu Warga Kupas Coklat
Tak Kenal Lelah Babinsa Selalu Hadir Ditengah Tengah Warganya
Babinsa Dampingi Kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) Dunia Tahun 2026
Babinsa Cek Harga Sembako di Pasar Mingguan Pastikan Harga Tetap Stabil

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:11 WIB

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:09 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Lakukan Komsos dengan Tokoh Pemuda

Sabtu, 18 April 2026 - 12:05 WIB

Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak

Sabtu, 18 April 2026 - 10:11 WIB

TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:08 WIB

Babinsa Jalin Komsos Ke Desa Bantu Warga Kupas Coklat

Sabtu, 18 April 2026 - 10:02 WIB

Babinsa Dampingi Kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) Dunia Tahun 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 10:00 WIB

Babinsa Cek Harga Sembako di Pasar Mingguan Pastikan Harga Tetap Stabil

Sabtu, 18 April 2026 - 09:55 WIB

Jalin Kebersamaan Dengan Warga Masyarakat Babinsa Bantu Jemur Hasil Coklat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:11 WIB

ACEH TENGGARA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Lakukan Komsos dengan Tokoh Pemuda

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:09 WIB

ACEH TENGGARA

Babinsa Jalin Komsos Ke Desa Bantu Warga Kupas Coklat

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:08 WIB